BRI SUPER LEAGUE

Pelatih asal Kroasia menilai konsistensi permainan dan mental bertanding tim jadi modal penting menatap putaran kedua

92
×

Pelatih asal Kroasia menilai konsistensi permainan dan mental bertanding tim jadi modal penting menatap putaran kedua

Share this article

Pelatih asal Kroasia menilai konsistensi permainan dan mental bertanding tim jadi modal penting menatap putaran kedua

Pelatih asal Kroasia menilai konsistensi permainan dan mental bertanding tim jadi modal penting menatap putaran kedua
Pelatih asal Kroasia menilai konsistensi permainan dan mental bertanding tim jadi modal penting menatap putaran kedua

handicap.co.id,jakarta – Pelatih kepala Bojan Hodak menyatakan kepuasannya terhadap performa tim asuhannya sepanjang putaran pertama BRI Super League musim ini. Meski mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, Hodak menilai progres yang ditunjukkan tim sudah berada di jalur yang tepat untuk bersaing di papan atas klasemen.

Evaluasi positif ini disampaikan Hodak usai timnya menuntaskan laga terakhir di paruh pertama kompetisi. Konsistensi permainan, peningkatan mental bertanding, serta kedalaman skuad menjadi faktor utama yang membuat pelatih asal Kroasia tersebut optimistis menatap putaran kedua.


Stabilitas Permainan Jadi Sorotan Utama

Menurut Bojan Hodak, salah satu pencapaian terpenting di putaran pertama adalah stabilitas permainan tim. Ia menilai anak asuhnya mampu menjaga performa dari pekan ke pekan, baik saat bermain kandang maupun tandang.

“Kami tidak selalu bermain sempurna, tapi tim menunjukkan konsistensi. Itu yang paling penting dalam liga panjang seperti BRI Super League,” ujar Hodak.

Stabilitas ini terlihat dari:

  • Minimnya kekalahan beruntun
  • Kemampuan bangkit setelah hasil kurang maksimal
  • Disiplin taktik di berbagai situasi pertandingan

Bojan Hodak menegaskan bahwa konsistensi adalah fondasi utama untuk menjaga peluang bersaing hingga akhir musim.


Perkembangan Pemain Lokal Jadi Nilai Tambah

Selain hasil pertandingan, Hodak juga menyoroti perkembangan pemain lokal yang dinilai semakin matang. Sejumlah pemain muda mulai berani mengambil peran penting dan tampil percaya diri di laga-laga krusial.

Menurut Hodak, keberanian pemain lokal dalam duel satu lawan satu serta pemahaman taktik yang meningkat menjadi indikator keberhasilan program latihan yang diterapkan sejak pramusim.

“Beberapa pemain lokal menunjukkan progres signifikan. Mereka tidak hanya mengisi skuad, tapi benar-benar memberi kontribusi,” kata Hodak.

Baca Juga  Gemerlap Skuad Persib vs Persija Jelang Bentrok di BRI Super League: Dua Tim Termewah, Mana Lebih Mahal?

Hal ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan tim tanpa terlalu bergantung pada pemain asing.


Kontribusi Pemain Asing Sesuai Harapan

Di sisi lain, Bojan Hodak juga mengapresiasi kontribusi pemain asing yang dinilai mampu menjadi pembeda di momen-momen penting. Baik di lini belakang, tengah, maupun depan, pemain asing menunjukkan kualitas dan pengalaman yang membantu tim dalam situasi sulit.

Namun, Hodak menegaskan bahwa peran pemain asing bukan untuk mendominasi, melainkan mengangkat level permainan tim secara keseluruhan.

“Kami ingin semua pemain berkembang bersama, bukan hanya mengandalkan satu atau dua nama,” tegasnya.


Lini Pertahanan Makin Solid

Salah satu aspek yang paling disorot Bojan Hodak adalah peningkatan di sektor pertahanan. Dibandingkan awal musim, organisasi bertahan tim dinilai jauh lebih rapi dan disiplin.

Beberapa faktor kunci solidnya pertahanan:

  • Komunikasi antarpemain yang semakin baik
  • Transisi bertahan yang lebih cepat
  • Minim kesalahan individual di area krusial

Hodak menyebut lini belakang yang solid menjadi kunci dalam menjaga poin, terutama saat tim tidak tampil dominan.


Produktivitas Gol Masih Bisa Ditingkatkan

Meski puas secara umum, Bojan Hodak tidak menutup mata terhadap kekurangan timnya, terutama dalam penyelesaian akhir. Ia mengakui bahwa masih ada beberapa laga di mana tim menciptakan banyak peluang, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol.

“Kami menciptakan peluang, tapi belum cukup klinis. Ini yang harus kami perbaiki di putaran kedua,” ujar Hodak.

Pelatih berusia 53 tahun itu menilai peningkatan efektivitas di depan gawang akan sangat menentukan posisi akhir tim di klasemen.


Mental Bertanding Semakin Kuat

Selain aspek teknis, Bojan Hodak juga menilai mental bertanding tim mengalami peningkatan signifikan. Dalam beberapa laga sulit, timnya mampu tampil tenang dan tidak mudah panik meski mendapat tekanan dari lawan maupun suporter tuan rumah.

Baca Juga  Klasemen & Hasil BRI Super League Jumat, 30 Januari 2026: Persija Tekuk Persita, Persaingan Puncak Kian Panas

Mentalitas ini terlihat dari:

  • Kemampuan menjaga fokus hingga menit akhir
  • Tidak mudah kehilangan konsentrasi setelah kebobolan
  • Keberanian mengambil risiko di momen krusial

Menurut Hodak, mental yang kuat adalah faktor pembeda antara tim papan atas dan tim medioker.


Evaluasi dan Rencana Putaran Kedua

Menjelang putaran kedua BRI Super League, Bojan Hodak memastikan tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utama adalah menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan kualitas di sektor-sektor yang masih lemah.

Beberapa agenda utama Hodak:

  • Memaksimalkan rotasi pemain
  • Menjaga kebugaran skuad
  • Meningkatkan variasi serangan

Ia juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian strategi untuk menghadapi lawan-lawan yang sudah mulai memahami gaya bermain timnya.


Persaingan BRI Super League Semakin Ketat

Bojan Hodak mengakui bahwa persaingan di BRI Super League musim ini sangat ketat. Tidak ada pertandingan mudah, dan setiap tim memiliki potensi untuk saling mengalahkan.

“Liga ini sangat kompetitif. Jika lengah sedikit saja, hasil bisa langsung berubah,” ujar Hodak.

Karena itu, ia meminta para pemainnya untuk tetap rendah hati dan fokus, meski hasil di putaran pertama tergolong positif.


Target Realistis, Fokus Satu Laga ke Laga

Meski puas dengan performa timnya, Bojan Hodak enggan berbicara terlalu jauh soal target akhir musim. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjalani setiap pertandingan satu per satu.

“Kami tidak ingin terlalu jauh berpikir. Fokus kami adalah laga berikutnya, lalu berikutnya lagi,” kata Hodak.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga konsentrasi tim di tengah jadwal padat dan tekanan kompetisi.


Kesimpulan

Bojan Hodak puas dengan performa pasukannya di putaran pertama BRI Super League, terutama dari segi konsistensi, mental bertanding, dan perkembangan pemain. Meski masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam hal penyelesaian akhir, fondasi tim dinilai sudah cukup kuat.

Baca Juga  Singo Edan Bangkit di Laga Kandang Penutup Paruh Pertama Kompetisi

Dengan evaluasi yang tepat dan kerja keras berkelanjutan, tim asuhan Bojan Hodak berpeluang tampil lebih solid di putaran kedua dan terus bersaing di papan atas BRI Super League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *