handicap,co.id, jakarta – Ajax Amsterdam akhirnya mengumumkan keputusan strategis penting jelang musim baru. Klub raksasa Belanda tersebut resmi menunjuk Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik Ajax, sebuah langkah besar yang menandai era baru di Johan Cruyff Arena. Menariknya, meski kini memegang jabatan penting di Eropa, Jordi Cruyff tetap mempertahankan perannya sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia, sebuah kabar yang langsung mendapat respons positif dari publik sepak bola Tanah Air.
Penunjukan Jordi Cruyff ini dinilai sebagai upaya Ajax untuk kembali ke jalur kejayaan setelah beberapa musim terakhir mengalami penurunan performa, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Kontrak Resmi Jordi Cruyff dengan Ajax
Dalam pernyataan resminya, Ajax mengonfirmasi bahwa Jordi Cruyff telah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun sebagai Direktur Teknik. Ia akan bertanggung jawab penuh atas arah kebijakan teknis klub, termasuk filosofi bermain, pengembangan akademi, rekrutmen pemain, serta sinkronisasi antara tim utama dan kelompok usia muda.
CEO Ajax menilai Jordi sebagai sosok ideal karena memiliki DNA Ajax yang kuat, pemahaman sepak bola modern, serta pengalaman internasional yang luas baik sebagai pemain maupun eksekutif.
“Jordi Cruyff memahami apa arti Ajax. Ia tahu bagaimana membangun tim dengan identitas menyerang, berbasis pengembangan pemain muda, dan tetap kompetitif di level tertinggi,” tulis pernyataan klub.
Jejak Darah Johan Cruyff di Ajax
Nama Cruyff jelas bukan sosok asing di Amsterdam. Sebagai putra legenda Ajax dan Barcelona, Johan Cruyff, Jordi tumbuh dengan filosofi Total Football yang menjadi identitas klub.
Sebagai pemain, Jordi Cruyff sempat memperkuat Ajax pada era 1990-an dan menjadi bagian dari generasi emas klub. Meski karier bermainnya tidak sebesar sang ayah, pengalaman hidup di lingkungan sepak bola elit membuat Jordi memiliki sudut pandang unik dalam manajemen klub.
Kini, ia kembali ke Ajax bukan sebagai pemain, melainkan sebagai arsitek teknis yang diharapkan mampu mengembalikan kejayaan De Godenzonen.
Tugas Berat Menanti Jordi Cruyff
Menjadi Direktur Teknik Ajax bukan pekerjaan ringan. Jordi Cruyff akan menghadapi sejumlah tantangan besar, di antaranya:
- Membangun ulang identitas permainan Ajax yang sempat memudar.
- Mengoptimalkan akademi Ajax, yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
- Menjaga keseimbangan antara penjualan dan prestasi, mengingat Ajax sering melepas pemain muda berbakat ke klub besar Eropa.
- Menyelaraskan pelatih, pemain, dan manajemen dalam satu visi jangka panjang.
Keputusan menunjuk Jordi Cruyff juga dianggap sebagai sinyal bahwa Ajax ingin kembali ke filosofi klasik mereka, namun dengan pendekatan modern.
Tetap Jadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia
Kabar baik bagi sepak bola Indonesia, Jordi Cruyff dipastikan tetap menjalankan perannya sebagai penasihat teknis Timnas Indonesia. PSSI menegaskan bahwa jabatan barunya di Ajax tidak akan mengganggu komitmennya terhadap proyek jangka panjang sepak bola nasional.
Sebagai penasihat teknis, Jordi berperan dalam:
- Memberikan masukan strategis pengembangan Timnas senior dan kelompok usia.
- Menyusun arah filosofi permainan Timnas Indonesia.
- Menjadi penghubung pemikiran sepak bola Eropa dengan kebutuhan sepak bola nasional.
Kehadirannya dianggap sangat penting dalam transformasi sepak bola Indonesia menuju standar internasional.
Respons Positif PSSI dan Publik Indonesia
Ketua Umum PSSI menyambut baik kabar Jordi Cruyff bergabung dengan Ajax. Menurutnya, posisi baru tersebut justru memberikan nilai tambah bagi Timnas Indonesia, karena Jordi akan semakin dekat dengan perkembangan sepak bola elite Eropa.
“Ini adalah kesempatan besar bagi Indonesia untuk terus belajar dari level tertinggi sepak bola dunia,” ujar pernyataan resmi PSSI.
Di media sosial, banyak penggemar Timnas Indonesia mengapresiasi keputusan Jordi yang tetap berkomitmen membantu sepak bola nasional meski memiliki jabatan prestisius di Eropa.
Pengalaman Internasional Jordi Cruyff
Sebelum bergabung dengan Ajax, Jordi Cruyff memiliki rekam jejak panjang sebagai eksekutif sepak bola. Ia pernah menjabat di berbagai klub dan federasi, termasuk di Asia dan Eropa, dengan fokus pada pembangunan struktur teknis jangka panjang.
Pengalaman inilah yang membuat Ajax yakin bahwa Jordi bukan sekadar “nama besar”, tetapi figur dengan visi dan kemampuan manajerial nyata.
Dampak untuk Ajax dan Timnas Indonesia
Penunjukan Jordi Cruyff diyakini akan memberikan efek domino positif:
- Ajax berpotensi kembali menjadi kekuatan utama Eredivisie dan kompetitif di Eropa.
- Timnas Indonesia mendapat akses pemikiran strategis dari salah satu pusat sepak bola dunia.
- Kolaborasi internasional antara Belanda dan Indonesia berpeluang semakin erat.
Hal ini juga membuka peluang kerja sama pengembangan pemain muda Indonesia di Eropa pada masa depan.
Fokus Jangka Panjang dan Filosofi Sepak Bola
Dalam wawancara singkat, Jordi Cruyff menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pembangunan jangka panjang, bukan sekadar hasil instan.
“Ajax selalu tentang proses, identitas, dan keberanian memberi ruang bagi pemain muda. Prinsip itu juga sejalan dengan apa yang ingin saya bantu di Indonesia,” kata Jordi.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa perannya di Ajax dan Timnas Indonesia dapat berjalan selaras.
Kesimpulan
Jordi Cruyff resmi menandatangani kontrak sebagai Direktur Teknik Ajax, sebuah langkah besar yang menandai kembalinya keluarga Cruyff ke pusat pengambilan keputusan klub legendaris Belanda tersebut. Lebih dari itu, kabar bahwa ia tetap menjadi penasihat teknis Timnas Indonesia memberikan optimisme besar bagi pengembangan sepak bola nasional.
Dengan pengalaman, filosofi, dan jaringan internasional yang dimilikinya, Jordi Cruyff diharapkan mampu membawa Ajax kembali ke puncak kejayaan sekaligus membantu Indonesia membangun fondasi sepak bola yang lebih kuat dan berkelanjutan.











