handicap.co.id, Jakarta – Persija Jakarta secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan gelandang asing mereka, Gustavo Franca. Keputusan tersebut diambil bertepatan dengan masa jeda paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Pemutusan kontrak ini dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara manajemen klub dan sang pemain. Kedua pihak sepakat mengakhiri hubungan profesional dengan semangat saling menghargai, sekaligus membuka peluang bagi masing-masing untuk melanjutkan perjalanan karier ke arah yang lebih baik.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi kepada Franca atas dedikasi yang telah diberikan selama membela Macan Kemayoran pada putaran pertama musim ini.
“Kami berterima kasih kepada Gustavo Franca atas kontribusi, profesionalisme, dan komitmennya selama bersama Persija. Ia telah menunjukkan usaha maksimal dalam setiap kesempatan,” ujar Prapanca.
Menurutnya, setiap pemain yang bergabung dengan Persija selalu membawa ekspektasi besar. Franca pun dinilai telah berupaya menjawab kepercayaan tersebut melalui kerja keras di dalam maupun luar lapangan.
Kontribusi Dinilai Belum Maksimal
Sebagai pemain asing, kontribusi Franca terbilang belum optimal. Gelandang berusia 27 tahun itu tercatat tampil dalam 13 dari total 17 pertandingan Persija di liga, dengan enam di antaranya masuk sebagai pemain pengganti.
Meski sempat diplot sebagai pengatur serangan utama, Franca belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan pelatih Mauricio Souza. Sepanjang setengah musim, ia hanya mencatatkan satu gol dan dua assist.
Karier Singkat di Macan Kemayoran
Franca bergabung dengan Persija pada awal musim 2025/2026 usai direkrut dari klub Serie C Brasil, Londrina-PR. Bersama klub sebelumnya, ia tampil dalam 23 pertandingan dan menyumbangkan tiga gol serta satu assist.
Manajemen Persija berharap keputusan ini dapat membawa dampak positif bagi kedua belah pihak. “Kami mendoakan yang terbaik untuk Franca dan berharap ia bisa tampil lebih gemilang di klub selanjutnya,” tutup Prapanca.











