Handicap.co.id, Bandung – Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA, resmi mengumumkan daftar ranking dunia edisi Januari 2026 pada Selasa (20/1/2026) dini hari WIB. Pembaruan ini dirilis setelah berakhirnya Piala Afrika 2025 dan menghadirkan sejumlah pergeseran penting, terutama di jajaran tim papan atas dunia.
Sorotan terbesar tertuju pada kiprah tim-tim Afrika yang menunjukkan perkembangan pesat. Maroko dan Senegal menjadi dua negara yang paling merasakan dampak positif dari performa mereka di ajang kontinental tersebut.
Sebaliknya, Timnas Indonesia belum mampu memanfaatkan awal tahun untuk memperbaiki posisi. Skuad Garuda masih tertahan di peringkat bawah dunia dan belum menunjukkan kenaikan peringkat pada rilis terbaru ini.
Pembaruan ranking FIFA ini sekaligus mencerminkan peta kekuatan sepak bola global terkini, dengan Eropa dan Amerika Selatan tetap mendominasi, sementara Afrika kian menunjukkan daya saing di level tertinggi.
Maroko Tembus 10 Besar Dunia
Timnas Maroko mencatatkan pencapaian bersejarah dengan menempati posisi kedelapan dunia. Mereka naik tiga tingkat dari peringkat sebelumnya dan kini menjadi satu-satunya wakil Afrika yang berhasil masuk jajaran 10 besar ranking FIFA.
Prestasi ini terasa semakin spesial karena Maroko terakhir kali berada di 10 besar dunia pada April 1998. Konsistensi permainan sepanjang Piala Afrika 2025 menjadi faktor utama lonjakan tersebut, meski Singa Atlas harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah di partai final.
Dengan posisi ini, Maroko bahkan berhasil melampaui beberapa negara besar Eropa yang selama ini dikenal sebagai kekuatan tradisional sepak bola dunia.
Senegal Naik Drastis Usai Juara Afrika
Lonjakan signifikan juga dialami Timnas Senegal. Keberhasilan menjuarai Piala Afrika 2025 mengangkat posisi mereka dari peringkat ke-19 ke urutan ke-12 dunia, atau naik tujuh tingkat.
Tambahan poin besar dari turnamen tersebut membuat Senegal semakin mendekati barisan elite sepak bola internasional. Capaian ini sekaligus mempertegas dominasi Senegal sebagai salah satu kekuatan utama Afrika dalam beberapa tahun terakhir.
Papan Atas Dunia Masih Dikuasai Eropa dan Amerika Selatan
Di puncak ranking, Spanyol tetap kokoh sebagai tim nomor satu dunia. Konsistensi performa membuat La Furia Roja masih sulit digeser oleh para pesaingnya.
Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, dan Belanda secara berurutan melengkapi posisi tujuh besar dunia, menegaskan kuatnya dominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan di level tertinggi.
Indonesia Stagnan, Thailand Teratas di ASEAN
Dari kawasan Asia Tenggara, Timnas Indonesia belum mengalami perubahan peringkat. Skuad Garuda masih berada di posisi ke-122 dunia, satu tingkat di bawah Malaysia yang menempati peringkat ke-121.
Thailand tetap menjadi tim dengan ranking terbaik di ASEAN dengan menempati posisi ke-96 dunia. Sementara itu, Vietnam justru mengalami penurunan satu peringkat dari urutan ke-107 menjadi 108.
Situasi ini menjadi catatan penting bagi Timnas Indonesia bahwa peningkatan peringkat dunia masih membutuhkan performa yang konsisten di ajang internasional agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga.











