Handicap.co.id, Bandung – Nama Sergio Ramos kembali menjadi sorotan publik sepak bola Eropa. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena kabar dirinya tengah bersiap menjadi pemilik klub masa kecilnya, Sevilla FC.
Bek legendaris Spanyol tersebut dilaporkan sudah menjalin kesepahaman awal dengan pemegang saham mayoritas Los Nervionenses sebagai langkah pembuka menuju proses pengambilalihan klub.
Media Spanyol menyebutkan bahwa Ramos, yang saat ini belum memiliki klub setelah berpisah dengan Monterrey, mulai menyusun arah baru dalam perjalanan kariernya di dunia sepak bola. Meski belum menyatakan pensiun secara resmi, pemain berusia 39 tahun itu dikabarkan serius memikirkan peran di luar lapangan.
Proposal Bernilai Fantastis untuk Sevilla
Sergio Ramos disebut mengajukan penawaran sekitar 400 juta euro atau setara lebih dari Rp7 triliun guna membeli Sevilla. Informasi tersebut dikabarkan telah disampaikan secara tidak resmi kepada para pemegang saham sejak dua pekan lalu.
Nilai tersebut dinilai cukup menarik bagi keluarga pemilik saham terbesar, sehingga mereka sepakat membuka pintu negosiasi eksklusif. Dalam tahap ini, pihak Ramos diberi kesempatan untuk mempelajari laporan keuangan klub serta menilai potensi keberlanjutan bisnis Sevilla secara menyeluruh.
Sevilla memiliki arti emosional bagi Ramos. Dari akademi klub Andalusia itulah ia menembus tim senior sebelum akhirnya hijrah ke Real Madrid dan berkembang menjadi salah satu bek terbaik generasinya.
Gandeng Investor Amerika Lewat Mitra Argentina
Jika rencana ini terwujud, Ramos akan menjalani fase ketiganya bersama Sevilla. Bedanya, kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai figur sentral dalam pengambilan keputusan klub.
Ia disebut membawa misi menghidupkan kembali kejayaan Sevilla di LaLiga dan kompetisi Eropa dengan pendekatan manajemen jangka panjang dan stabilitas finansial.
Untuk merealisasikan proyek besar tersebut, Ramos tidak berjalan sendirian. Ia bekerja sama dengan Martin Ink, pengusaha asal Argentina yang juga menjabat sebagai CEO Five Eleven Capital, perusahaan investasi sepak bola berbasis di Amerika Serikat.
Kemitraan ini diharapkan menjadi tulang punggung kekuatan finansial akuisisi sekaligus memberi Sevilla modal ekonomi untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Spanyol.
Meski proses pengambilalihan masih dalam tahap awal, sinyal positif terus bermunculan. Jika kesepakatan tercapai, Sevilla berpeluang mencatat sejarah baru dengan dipimpin kembali oleh salah satu putra terbaiknya.