LIGA INGGRIS

Resmi Berpisah! Raheem Sterling Tinggalkan Chelsea Lebih Cepat

56
×

Resmi Berpisah! Raheem Sterling Tinggalkan Chelsea Lebih Cepat

Share this article

Kontrak Diputus Lebih Cepat, Winger Inggris Itu Gagal Penuhi Ekspektasi di Stamford Bridge

Dari Rekrutan Mahal hingga Tersisih dari Skuad Utama The Blues
Dari Rekrutan Mahal hingga Tersisih dari Skuad Utama The Blues

handicap.co.id, Jakarta – Kisah Raheem Sterling bersama Chelsea akhirnya sampai di garis akhir. Klub London Barat tersebut secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak sang winger lebih cepat, Kamis (29/1/2026).

Padahal, Sterling sejatinya masih terikat kontrak selama 18 bulan ke depan dengan bayaran fantastis sekitar 325 ribu poundsterling per pekan. Namun, setelah melalui diskusi panjang, kedua belah pihak sepakat berpisah demi kepentingan masing-masing. Chelsea pun menyampaikan apresiasi atas jasa sang pemain.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Raheem atas kontribusinya selama membela Chelsea dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya selanjutnya,” tulis pernyataan resmi klub, dikutip dari BBC.

Sterling bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2022 setelah ditebus dari Manchester City dengan nilai transfer mencapai 47,5 juta poundsterling. Saat itu, kedatangannya dipandang sebagai simbol keseriusan proyek besar Chelsea di bawah kepemilikan baru Todd Boehly dan Clearlake Capital.

Namun, realita di lapangan tak sepenuhnya seindah ekspektasi. Selama tiga setengah musim berseragam The Blues, pemain berusia 31 tahun tersebut mencatatkan 81 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 19 gol.

Penampilan terakhir Sterling bersama Chelsea terjadi pada Mei 2024. Setelah itu, namanya perlahan tersingkir dari tim utama dan ia bahkan harus menjalani sesi latihan terpisah bersama kelompok pemain yang dijuluki “bomb squad” di fasilitas latihan Cobham.

Karier Sterling di Chelsea Penuh Tantangan

Situasi Sterling semakin rumit setelah Chelsea menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala. Maresca secara terbuka menegaskan bahwa Sterling tidak termasuk dalam rencana jangka panjang timnya.

Beberapa klub sempat dikaitkan dengan sang winger, seperti Juventus dan Bayer Leverkusen. Isu kepindahan ke Fulham juga sempat mengemuka, tetapi tidak pernah benar-benar terwujud.
Pada musim lalu, Sterling menjalani masa peminjaman ke Arsenal. Sayangnya, periode tersebut dinilai kurang sukses dan belum mampu mengangkat kembali performa terbaiknya.

Baca Juga  Sandro Tonali Akui Newcastle Buang Peluang Emas saat Kalah dari Aston Villa

Transfer Besar yang Berakhir Antiklimaks

Ketika direkrut pada 2022, Sterling datang dengan status bintang dan harapan tinggi. Ia menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, menerima gaji besar, dan bahkan membawa keluarganya menetap di London.

Namun, dinamika internal klub berubah cepat. Todd Boehly tak lagi memegang kendali penuh, sementara Thomas Tuchel—pelatih yang merekrut Sterling—lebih dulu meninggalkan Stamford Bridge.

Dalam dua musim awalnya, Sterling harus beradaptasi dengan empat pelatih berbeda: Tuchel, Graham Potter, Frank Lampard, dan Mauricio Pochettino. Di periode tersebut, Chelsea hanya mampu finis di peringkat ke-12 dan ke-6 Premier League, jauh dari target awal.

Meski kini berstatus tanpa klub, masa depan Sterling belum sepenuhnya suram. Pemain yang memulai karier profesionalnya di Liverpool dan telah mengoleksi 13 trofi bergengsi itu dikabarkan masih ingin melanjutkan karier di London. Namun, ia juga terbuka untuk menerima tawaran dari klub lain, baik di Inggris maupun luar negeri.

Kini, Raheem Sterling memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya—mencari panggung yang tepat untuk bangkit dan kembali membuktikan kualitas sebagai salah satu winger berpengalaman di sepak bola Eropa. ⚽🔥

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *