Handicap.co.id, Bandung – Bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, harus menelan kekecewaan karena tidak dapat memperkuat skuad Garuda pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar Maret mendatang. Turnamen tersebut akan diikuti 48 tim dari berbagai konfederasi di bawah naungan FIFA.
FIFA Series 2026 menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia karena ajang ini sekaligus menandai awal kepemimpinan John Herdman sebagai pelatih kepala. Herdman ditunjuk untuk menggantikan Patrick Kluivert, yang mengundurkan diri setelah Indonesia gagal melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober lalu.
Namun, Shayne Pattynama dipastikan tidak bisa ikut ambil bagian pada laga debut Herdman bersama Timnas Indonesia. Pemain berusia 27 tahun itu masih harus menjalani sanksi akibat insiden yang terjadi saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi.
Akui Kecewa Tak Bisa Membela Garuda
Pattynama secara terbuka mengungkapkan rasa sedihnya karena harus absen di turnamen internasional tersebut.
“Saya sudah tahu siapa lawan Indonesia di FIFA Series nanti. Tapi yang pasti, saya tidak bisa bermain karena sedang menjalani skorsing,” ujar Pattynama kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa hukuman tersebut dijatuhkan setelah dirinya terlibat protes keras kepada wasit saat pertandingan di Arab Saudi.
“Saya mendapat hukuman larangan bermain empat pertandingan karena insiden itu. Jujur, saya kecewa karena tidak bisa membantu tim,” ucapnya.
Menyesali Tindakan di Masa Lalu
Shayne Pattynama mengakui bahwa emosinya saat itu menjadi penyesalan tersendiri. Ia menyadari bahwa sikapnya kepada pengadil lapangan berdampak besar terhadap peluangnya membela Timnas Indonesia di laga-laga penting.
“Saya ingin sekali bermain di FIFA Series. Seharusnya saya tidak melawan wasit waktu itu. Tapi semuanya sudah terjadi, jadi saya harus menerima,” katanya.
Pada fase tersebut, Timnas Indonesia berjuang menghadapi Irak dan Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sayangnya, langkah Garuda terhenti dan gagal menembus babak final.
Tetap Memberi Dukungan untuk Timnas
Meski tidak bisa tampil di lapangan, Pattynama tetap menunjukkan komitmennya untuk mendukung Timnas Indonesia. Saat ini, ia berada di Indonesia karena memperkuat Persija Jakarta di ajang BRI Super League.
“Sekarang saya ada di Indonesia, jadi saya bisa menonton langsung pertandingannya. Itu hal yang baik,” ungkapnya.
Ia juga menaruh harapan besar kepada pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Menurutnya, FIFA Series bisa menjadi ajang saling mengenal antara pelatih dan para pemain.
“Ini akan jadi pengalaman pertama bagi pelatih John Herdman bersama Timnas Indonesia. Dia bisa melihat pemain secara langsung, dan pemain juga bisa memahami gaya bermain pelatih,” pungkas Pattynama.