Handicap.co.id, Medan – Barcelona bakal menjalani ujian penting di ajang Copa del Rey. Pada babak perempat final yang hanya digelar satu pertandingan, Blaugrana dijadwalkan bertandang ke Stadion Carlos Belmonte, markas Albacete—laga yang dinilai sarat potensi kejutan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menaruh perhatian khusus pada karakter kompetisi piala. Menurutnya, format gugur membuat perbedaan kualitas di atas kertas kerap tak lagi relevan, karena segalanya ditentukan dalam 90 menit.
Dalam sesi jumpa pers sebelum laga, Flick menegaskan bahwa keunggulan Barcelona tidak boleh membuat timnya kehilangan kewaspadaan. Ia meminta para pemain tampil dengan fokus penuh sejak menit awal.
Copa del Rey dan Ancaman Hasil Tak Terduga
Flick menyebut Copa del Rey sebagai turnamen yang selalu menghadirkan dinamika berbeda dibanding liga. Justru di kompetisi seperti inilah, hasil mengejutkan sering kali muncul.
“Kompetisi piala memang seperti ini. Sangat sering kita melihat kejutan besar terjadi,” kata Flick.
Ia menambahkan, Barcelona tidak pernah menganggap enteng siapa pun lawannya. Analisis mendalam dan adaptasi terhadap kondisi pertandingan menjadi kunci utama.
“Kami selalu mempelajari lawan. Kami harus menyesuaikan diri dengan gaya bermain mereka, atmosfer stadion, dan memasuki lapangan dengan mentalitas yang benar. Konsentrasi penuh adalah keharusan,” tegasnya.
Evaluasi Performa dan Proses Peningkatan Tim
Menyoal performa terkini, Flick mengaku cukup puas dengan penampilan timnya dalam beberapa laga terakhir. Meski demikian, ia menolak merasa puas terlalu cepat dan menekankan pentingnya konsistensi serta perbaikan detail.
“Penampilan kami melawan Elche pada Sabtu lalu sangat bagus dan saya senang melihatnya. Tapi masih ada hal-hal kecil yang harus terus kami benahi,” ujarnya.
Bagi Flick, perkembangan tim adalah proses yang tidak berhenti. Ia menilai Barcelona telah menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
“Ini bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang menjadi lebih baik. Dan kami sudah berkembang jauh sejak pertandingan melawan Chelsea,” lanjutnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan penuh dari tim pelatih kepada para pemain sebagai fondasi performa di lapangan.
“Para pemain membutuhkan kepercayaan dari kami,” ucap Flick.
Rotasi Pemain dan Kondisi Mental Skuad
Terkait susunan pemain, Flick memilih untuk tidak membocorkan rencananya. Ia mengakui rotasi bisa saja dilakukan demi menjaga kebugaran skuad, namun tetap dengan perhitungan matang.
“Kami harus mengelola menit bermain, tetapi saya tidak akan mengungkap siapa yang akan bermain sejak awal,” katanya.
Flick memastikan suasana internal tim berada dalam kondisi sangat baik. Ia menilai seluruh pemain memahami peran masing-masing, baik sebagai starter maupun pengganti.
“Kondisi mental tim sangat luar biasa. Tidak mudah menembus tim utama. Ada sebelas pemain yang memulai laga, namun lima pemain lain biasanya menyelesaikan pertandingan dan mereka juga sangat penting. Semua pemain harus siap saat dibutuhkan,” pungkasnya.











