Handicap.co.id, Medan – Arsenal memastikan satu tempat di final Carabao Cup musim 2025–26 setelah menyingkirkan Chelsea dengan keunggulan agregat 4–2. Laga puncak rencananya akan digelar pada 22 Maret di Stadion Wembley.
Keberhasilan melaju ke final membuka peluang bagi Arsenal untuk meraih trofi pertama sebagai bagian dari ambisi Quadruple yang diusung Mikel Arteta. Para pendukung The Gunners pun berharap bisa menyaksikan gelar mayor perdana sejak terakhir kali menjuarai Piala FA pada musim 2019–20.
Meski demikian, sejarah mencatat Arsenal tidak memiliki catatan manis di kompetisi Carabao Cup. Klub asal London Utara tersebut belum pernah mengangkat trofi ini sejak musim 1992–93.
Tekanan di laga final kerap menjadi kendala bagi Arsenal. Dari delapan kesempatan tampil di partai puncak Carabao Cup, mereka hanya mampu meraih kemenangan dua kali.
Rekam Jejak Arsenal di Final Carabao Cup
Final Carabao Cup pertama Arsenal terjadi pada musim 1967–68, namun mereka harus mengakui keunggulan Leeds United dengan skor 0–1. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali gagal setelah takluk 1–3 dari Swindon Town, tim yang saat itu berasal dari dua divisi di bawah mereka.
Kemenangan pertama Arsenal akhirnya datang pada musim 1986–87. Saat itu, mereka mengalahkan Liverpool 2–1 berkat dua gol yang dicetak Charlie Nicholas. Trofi kedua diraih pada musim 1992–93 setelah Arsenal menundukkan Sheffield Wednesday dengan skor serupa, 2–1.
Namun setelah itu, Arsenal kembali kesulitan di laga final. Enam penampilan berikutnya berakhir dengan kekalahan, masing-masing dari lawan yang berbeda. Di era modern, Birmingham City dan Manchester City menjadi di antara tim yang menggagalkan Arsenal meraih gelar.
Tantangan Arteta dan Peluang The Gunners
Serangkaian kegagalan di final membuat Arsenal menghadapi tekanan mental yang besar. Mereka harus mematahkan catatan negatif dan mengakhiri penantian gelar Carabao Cup yang telah berlangsung selama 33 tahun.
Mikel Arteta kini memiliki kesempatan untuk membalikkan sejarah tersebut. Partai final nanti akan menjadi ujian sejauh mana kesiapan strategi dan mental tim asuhannya.
Jika mampu keluar sebagai juara, keberhasilan di Carabao Cup bisa menjadi pijakan penting untuk mewujudkan ambisi Quadruple. Dengan skuad yang semakin solid, peluang Arsenal untuk meraih trofi besar musim ini dinilai cukup terbuka.
Sumber: Sports Illustrated











