LIGA INGGRIS

5 Pemain Manchester United yang Berpeluang Bersinar di Era Michael Carrick

73
×

5 Pemain Manchester United yang Berpeluang Bersinar di Era Michael Carrick

Share this article

Perubahan Taktik Carrick Membuat Sejumlah Pemain MU Menunjukkan Kebangkitan Performa

Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU
Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU

handicap.co.id,jakarta – Michael Carrick mengawali tugasnya sebagai pelatih sementara Manchester United dengan hasil yang cukup menjanjikan. Penampilan tim terlihat lebih segar dengan pendekatan permainan cepat melalui sektor sayap.

Skema 4-2-3-1 yang diterapkan membawa perubahan besar, tetapi yang paling terasa adalah kembalinya karakter dasar ala era Sir Alex Ferguson: bertahan dengan rapi lalu melancarkan serangan balik cepat dan tajam.

Memang terlalu dini menarik kesimpulan hanya dari satu laga, namun peningkatan performa sejumlah pemain langsung terlihat jelas. Perubahan strategi Carrick membuat beberapa pemain tampil lebih fokus dan leluasa menjalankan perannya.

Berikut lima pemain Manchester United yang dinilai bisa berkembang pesat di bawah arahan Michael Carrick.


1. Bruno Fernandes

Perubahan formasi memberi keuntungan besar bagi Bruno Fernandes. Ia kembali dimainkan sebagai gelandang serang murni atau nomor 10 tunggal, posisi yang paling cocok dengan karakter permainannya.

Gelandang asal Portugal tersebut mampu mengatur aliran bola dari area tengah, mendistribusikan umpan cepat kepada gelandang maupun bek tengah. Pergerakan cerdasnya di sekitar Rodri membuat lini tengah Manchester City kehilangan keseimbangan.

Dalam fase menyerang, Fernandes kerap mengalihkan permainan ke sisi lapangan atau mengirimkan umpan terobosan ke ruang kosong di belakang pertahanan lawan. Ia menjadi pemain pertama yang mampu menciptakan enam peluang sekaligus mencatatkan satu assist dalam satu laga Premier League melawan tim asuhan Pep Guardiola.


2. Casemiro

Casemiro tampil lebih efektif berkat perubahan pendekatan bertahan yang diterapkan Carrick. Saat kehilangan bola, Manchester United membentuk midblock 4-4-2 yang membuat ruang di lini tengah semakin sempit.

Kondisi ini menguntungkan Casemiro karena menutupi kekurangannya dalam hal kecepatan. Pola tersebut mirip dengan sistem yang pernah ia jalani di Real Madrid saat diasuh Zinedine Zidane maupun Carlo Ancelotti.

Baca Juga  Michael Carrick Tak Berhasil Membujuk, Marcus Rashford Pilih Lanjut di Barcelona

Dalam laga kontra Manchester City, Casemiro mencatat enam tekel dan intersep. Hanya satu pertandingan lain di Premier League musim ini yang mencatatkan angka lebih tinggi baginya. Jika sistem ini dipertahankan, Casemiro berpotensi kembali tampil konsisten seperti di masa jayanya bersama Madrid.


3. Kobbie Mainoo

Kehadiran Carrick memberi kesempatan bagi Kobbie Mainoo untuk tampil sejak menit awal di Premier League. Gelandang muda ini menunjukkan energi luar biasa saat menghadapi Manchester City.

Mainoo tercatat menempuh jarak lari hampir delapan kilometer ketika tim tidak menguasai bola, menjadi yang tertinggi di antara pemain MU musim ini. Peran yang diberikan Carrick sangat jelas, yaitu menjaga keseimbangan lini tengah dan menekan lawan.

Ia juga mendapat tugas khusus mengawal Rodri, dengan bantuan pergerakan para winger yang menutup jalur umpan. Penampilan ini memperlihatkan bahwa Mainoo memiliki potensi besar untuk menjadi pengendali lini tengah di masa depan.


4. Harry Maguire

Duet bek dengan karakter berbeda, Lisandro Martinez dan Harry Maguire, menciptakan keseimbangan di jantung pertahanan. Maguire tampil sebagai sosok pemimpin yang menenangkan di barisan belakang.

Garis pertahanan yang ditarik lebih dalam serta instruksi sederhana membuat Maguire bermain lebih nyaman. Ia mampu mengawal Erling Haaland sepanjang pertandingan dengan disiplin tinggi.

Striker asal Norwegia tersebut hanya mencatat sedikit sentuhan bola dan gagal menciptakan tembakan tepat sasaran. Menurut Carrick, pengalaman Maguire menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan lini pertahanan Manchester United.


5. Amad Diallo

Permainan cepat lewat sisi lapangan mengingatkan publik Old Trafford pada gaya menyerang khas era Ferguson. Salah satu pemain yang paling diuntungkan dari pendekatan ini adalah Amad Diallo.

Ia kembali bermain di posisi alaminya sebagai winger kanan, sehingga mendapat ruang luas untuk menggiring bola ke depan. Kombinasi pergerakan antara Fernandes, Mainoo, dan Mbeumo membuat lini tengah Manchester City terkunci, membuka jalur serangan di sisi sayap untuk Amad.

Baca Juga  Chelsea Gagal Amankan Kemenangan, Ditahan Imbang Leeds United 2-2 di Stamford Bridge

Musim lalu, Amad mencatat 14 kontribusi gol dari 26 laga Premier League. Jika terus diberi kesempatan tampil reguler di peran terbaiknya, ia berpeluang mengulang bahkan melampaui catatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *