Handicap.co.id, Medan – Barcelona berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Mallorca pada pekan ke-23 La Liga, Sabtu (7/2) malam WIB, memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen. Namun, perhatian media lebih tertuju pada keputusan Hansi Flick yang menarik Lamine Yamal dari lapangan pada menit ke-79.
Lamine Yamal kembali mencuri perhatian bukan karena kontroversi, melainkan performanya yang gemilang. Pemain muda berusia 18 tahun itu berhasil mencetak gol indah dan menunjukkan pengaruh besar di lini serang Barcelona.
Keputusan Flick mengganti Yamal bukan tanpa alasan. Pelatih asal Jerman itu menerapkan strategi manajemen menit bermain yang hati-hati bagi talenta muda, terutama dengan padatnya jadwal Barcelona di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.
Gol Spektakuler dan Manajemen Pintar dari Flick
Yamal memulai pertandingan sebagai starter di Camp Nou dan memberikan kontribusi signifikan. Golnya tercipta pada menit ke-60 lewat tendangan jarak jauh dari sekitar 25 yard yang menakjubkan.
Meski tampil gemilang, Flick tetap menariknya keluar. Menurut pelatih, ini merupakan bagian dari strategi pengaturan stamina dan pengalaman bermain Yamal secara berkelanjutan.
“Saya tahu dia senang bermain, tapi performanya di babak pertama belum maksimal,” kata Flick dikutip dari FotMob.
“Dia menahan energi untuk babak kedua dan golnya. Lamine tampil luar biasa, dan ketika saya bertanya soal pergantian, dia setuju. Kita harus mengelola menit bermainnya dengan bijak,” tambah Flick.
Catatan Statistik yang Mengagumkan
Golnya ke gawang Mallorca membawa Yamal mencetak rekor istimewa: 24 gol dari 92 penampilan di La Liga. Angka ini membuatnya menjadi pemain di bawah 19 tahun paling produktif di lima liga top Eropa abad ke-21.
Flick menekankan bahwa meskipun Yamal menonjol, kesuksesan Barcelona tetap hasil kerja tim. Saat ini, tim mencatat 43 pertandingan berturut-turut mencetak gol di La Liga, sebuah rekor klub.
“Kami selalu menekankan pentingnya posisi, kualitas, dan kecepatan umpan. Babak pertama belum sesuai standar Barca, tapi babak kedua jauh lebih baik,” ujar Flick.
Sumber: FotMob



