Handicap.co.id, Kendari Como 1907 besutan Cesc Fabregas dinilai tampil dengan identitas berbeda dibanding mayoritas klub Italia. Nuansa permainan yang diusung klub tersebut bahkan disebut lebih menyerupai karakter sepak bola Spanyol.
Peringatan itu disampaikan oleh mantan gelandang Inter Milan dan Como 1907, Benoit Cauet, menjelang laga penting menghadapi Fiorentina.
Pertandingan pekan ke-25 Serie A musim 2025-2026 itu dijadwalkan berlangsung Sabtu (14/2/2026) pukul 21.00 WIB di Stadio Giuseppe Sinigaglia, markas kebanggaan Como.
Dalam wawancara bersama Radio Firenze Viola, Cauet menegaskan bahwa La Viola tidak boleh meremehkan perkembangan pesat I Lariani musim ini. Ia melihat perubahan signifikan dalam pendekatan taktik sejak Fabregas mengambil kendali.
Menurutnya, Como tidak lagi mengandalkan pendekatan defensif tradisional ala Italia seperti catenaccio. Sebaliknya, Fabregas mendorong timnya tampil dominan dalam penguasaan bola, memulai serangan dari lini belakang, serta memainkan sepak bola menyerang yang atraktif.
Pendekatan tersebut, lanjut Cauet, membuat banyak lawan kesulitan mengimbangi ritme permainan Como. Pola sirkulasi bola cepat dan keberanian menekan tinggi menjadi ciri khas yang menyulitkan tim-tim Serie A untuk mengembangkan permainan.
Dengan gaya yang lebih modern dan progresif, Como berpotensi menjadi ancaman nyata bagi Fiorentina. Jika tidak tampil disiplin dan mampu mematahkan alur distribusi bola sejak awal, La Viola bisa berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

