Hansi Flick

Barcelona Tersungkur dari Atletico, Strategi Hansi Flick Diperdebatkan di Ruang Ganti

47
×

Barcelona Tersungkur dari Atletico, Strategi Hansi Flick Diperdebatkan di Ruang Ganti

Share this article

Kekalahan telak di Copa del Rey memicu diskusi internal skuad Barcelona yang meminta fleksibilitas taktik sesuai kondisi pertandingan dan ketersediaan pemain

Dipertanyakannya Taktik Hansi Flick
Dipertanyakannya Taktik Hansi Flick

Handicap.co.id, Bandung – Barcelona harus menelan kekalahan paling menyakitkan musim ini setelah dihajar Atletico Madrid dalam laga tengah pekan yang sekaligus hampir menutup peluang mereka melaju ke final Copa del Rey. Hasil buruk tersebut tidak hanya berdampak pada klasemen, tetapi juga memunculkan ketegangan di dalam tim.

Sepanjang pertandingan, pertahanan Barcelona berkali-kali dieksploitasi. Garis bertahan tinggi dan tekanan agresif yang menjadi ciri permainan Hansi Flick justru kerap ditembus lewat transisi cepat lawan. Skema tersebut tampak tidak berjalan efektif dalam sejumlah situasi krusial.

Usai laga, Flick tetap menyampaikan apresiasi atas performa timnya sepanjang musim. Namun laporan media setempat menyebut hari berikutnya menjadi momen emosional bagi sang pelatih. Ia mempertanyakan intensitas, komitmen, serta energi pemain, terutama di paruh pertama pertandingan, dan menilai pendekatan agresif harus dijalankan dengan disiplin tinggi.

Di sisi lain, para pemain menilai persoalan tidak semata soal semangat bertanding. Mereka merasa ada faktor struktural yang membuat sistem permainan sulit diterapkan secara optimal dalam kondisi tertentu.

Skuad Dorong Pendekatan Lebih Realistis

Mengacu pada laporan The Athletic, skuad Barcelona menggelar pertemuan internal yang tidak terjadwal bersama Flick. Dalam pembicaraan tersebut, pemain menyampaikan bahwa ada situasi tertentu di mana pressing tinggi dan garis pertahanan ekstrem terlalu berisiko untuk dipaksakan.

Kekalahan dari Atletico dianggap bukan kejadian tunggal. Hasil imbang 3-3 melawan Club Brugge serta kekalahan 1-4 dari Sevilla dipandang memiliki pola serupa. Para pemain meminta pendekatan yang lebih pragmatis saat menghadapi lawan dengan karakteristik tertentu atau ketika kondisi tim tidak ideal.

Mereka menegaskan tidak ingin mengubah filosofi dasar permainan, melainkan berharap ada penyesuaian berdasarkan konteks pertandingan, termasuk kekuatan lawan dan komposisi skuad.

Baca Juga  Kemenangan Barcelona Ternoda Cedera Pedri yang Picu Kekhawatiran Xavi

Absennya Pedri dan Raphinha Jadi Faktor Penting

Kondisi tim tanpa Pedri dan Raphinha turut menjadi sorotan. Tanpa Pedri, Barcelona kesulitan mengatur tempo dan menjaga penguasaan bola di lini tengah. Sementara absennya Raphinha mengurangi daya tekan dari sisi sayap serta ketajaman di area final.

Para pemain disebut tidak ingin meninggalkan identitas menyerang yang dibangun Flick. Namun mereka berharap pelatih bersedia melakukan adaptasi taktik yang lebih kontekstual, tergantung lawan dan pemain yang tersedia.

Kini, perhatian tertuju pada keputusan Flick: apakah ia akan membuka ruang kompromi demi stabilitas tim, atau tetap bertahan dengan pendekatan agresifnya hingga akhir musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *