Handicap.co.id, Jakarta – Klub kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta, PSIM Yogyakarta, terus menunjukkan langkah progresif dalam mengembangkan identitas klub. Tak hanya fokus pada prestasi di lapangan, PSIM kini menyiapkan store resmi di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sebagai bagian dari strategi besar branding pariwisata Yogyakarta.
Kehadiran store PSIM di YIA bukan semata-mata untuk menjual merchandise resmi, melainkan menjadi etalase budaya, sejarah, dan kebanggaan sepak bola Yogyakarta kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Store PSIM di YIA, Wajah Sepak Bola Yogyakarta
Bandara YIA dikenal sebagai gerbang utama pariwisata Yogyakarta. Dengan membuka store resmi di area bandara, PSIM ingin memperkenalkan klub sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas kota budaya tersebut.
Pengunjung bandara nantinya dapat menemukan berbagai produk resmi PSIM, mulai dari jersey, apparel, hingga aksesori eksklusif yang merepresentasikan filosofi dan nilai-nilai Yogyakarta.
Langkah ini sekaligus menjadikan PSIM sebagai klub yang aktif memanfaatkan sepak bola sebagai media promosi daerah.
Sinergi Sepak Bola dan Pariwisata
Manajemen PSIM melihat potensi besar kolaborasi antara sepak bola dan sektor pariwisata. Store di YIA dirancang bukan hanya sebagai toko, tetapi juga ruang storytelling yang menampilkan perjalanan panjang PSIM, nilai historis klub, serta keterkaitannya dengan masyarakat Yogyakarta.
Dengan konsep tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya membeli merchandise, tetapi juga mengenal PSIM sebagai simbol kebanggaan lokal.
Strategi Branding Jangka Panjang PSIM
Inisiatif membuka store di bandara menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSIM dalam memperluas brand awareness. Keberadaan di YIA memungkinkan PSIM menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk wisatawan yang mungkin belum familiar dengan sepak bola Indonesia.
Selain itu, langkah ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan non-pertandingan melalui penjualan merchandise resmi yang terkurasi.
Dukungan Ekonomi Kreatif Lokal
Menariknya, merchandise yang dijual di store PSIM YIA juga melibatkan pelaku ekonomi kreatif lokal. Desain produk memadukan unsur modern dengan sentuhan budaya khas Yogyakarta, sehingga memiliki daya tarik unik dibandingkan merchandise klub pada umumnya.
Hal ini sejalan dengan semangat PSIM untuk tumbuh bersama masyarakat dan industri kreatif daerah.
Penutup
Langkah PSIM Yogyakarta membuka store resmi di YIA menegaskan bahwa klub tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada peran strategis dalam mendukung branding pariwisata Yogyakarta. Melalui sinergi sepak bola, budaya, dan pariwisata, PSIM berupaya memperkuat posisinya sebagai ikon kota sekaligus duta daerah di tingkat nasional.











