TIMNAS INDONESIA

Bulgaria Jadi Tantangan Terbesar John Herdman Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

47
×

Bulgaria Jadi Tantangan Terbesar John Herdman Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Share this article

Debut Pelatih Baru Skuad Garuda Melawan Tim Eropa Bersejarah, Bulgaria Jadi Tolok Ukur Kesiapan Timnas Indonesia

Manager Timnas indonesia, John Herdman
Manager Timnas indonesia, John Herdman

Handicap.co.id, Bandung – Debut Pelatih Baru Skuad Garuda Langsung Dihadapkan Lawan Eropa Bersejarah

Kiprah Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan publik sepak bola nasional. Turnamen internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 23–31 Maret 2026 dan akan digelar di Indonesia, sekaligus menjadi panggung debut pelatih anyar Skuad Garuda, John Herdman.

Bagi Timnas Indonesia, ajang ini bukan sekadar laga uji coba biasa. Selain berstatus tuan rumah, FIFA Series 2026 menjadi momentum awal era baru di bawah kepemimpinan Herdman, yang akan memimpin langsung Jay Idzes dan rekan-rekan dalam pertandingan internasional pertamanya.

Tiga Lawan Berbeda, Satu Target Pembentukan Tim

Dalam FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi tiga tim dengan karakter permainan yang beragam, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Ketiga lawan tersebut dipilih untuk menguji kesiapan taktik, fisik, dan mental Skuad Garuda sebelum memasuki agenda kompetitif berikutnya.

Dari ketiga nama tersebut, Bulgaria menjadi lawan yang paling menarik perhatian. Meski performa mereka belakangan tidak berada di puncak, status Bulgaria sebagai negara Eropa dengan sejarah panjang di sepak bola internasional membuat laga ini diprediksi menjadi ujian paling berat bagi Timnas Indonesia.

Bulgaria, Tim Eropa dengan Sejarah Panjang

Bulgaria dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional di Eropa Timur. Pencapaian terbaik mereka tercatat pada Piala Dunia 1994, ketika sukses melaju hingga semifinal dan menutup turnamen di posisi keempat. Prestasi tersebut masih menjadi salah satu cerita ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Bulgaria mengalami penurunan performa. Mereka kerap kesulitan tampil konsisten di berbagai ajang, baik di kualifikasi turnamen besar maupun di kompetisi UEFA Nations League.

Baca Juga  Dapat Lawan Mudah, Timnas Indonesia Tak Boleh Jumawa di FIFA Series 2026

Meski begitu, pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan menilai Bulgaria tetap menjadi lawan paling ideal bagi Timnas Indonesia dibanding dua peserta lainnya di FIFA Series 2026.

“Dari tiga lawan yang dihadapi timnas kita di FIFA Series nanti, Bulgaria jelas berada satu level di atas dua tim lainnya. Mereka baru saja naik satu peringkat FIFA, dari posisi 88 ke 87 per 19 Januari 2026,” ujar Ronny Pangemanan melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

Tolok Ukur Ideal untuk John Herdman

Ronny Pangemanan menilai laga melawan Bulgaria akan menjadi parameter yang tepat untuk mengukur progres Timnas Indonesia di bawah pelatih baru. Meski Bulgaria sedang dalam fase kurang stabil, kekuatan dan pengalaman mereka tetap tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Ini lawan yang bagus untuk Jay Idzes dan kawan-kawan. Apalagi bagi John Herdman sebagai pelatih baru, tentu dia ingin langsung menguji timnya melawan lawan yang lebih kuat,” jelas Ronny.

Ia juga menyinggung performa Bulgaria yang belum maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk kegagalan mereka di babak kualifikasi Piala Dunia.

“Bulgaria dikenal sebagai tim Eropa yang kadang bisa membuat kejutan. Tapi memang dalam beberapa laga terakhir mereka kesulitan, bahkan lima atau enam pertandingan terakhir tidak pernah meraih kemenangan,” tambahnya.

Meski demikian, kondisi tersebut justru bisa membuat Bulgaria datang ke Indonesia dengan motivasi tinggi untuk bangkit.

Bulgaria Datang dengan Mental Tidak Stabil

Ronny Pangemanan turut menyoroti kondisi psikologis tim tamu jelang FIFA Series 2026. Hasil negatif di ajang Nations League dan laga persahabatan disebut membuat Bulgaria berada dalam situasi yang kurang ideal.

“Di Nations League pun mereka tampil kurang meyakinkan. Dalam pertandingan persahabatan, termasuk saat melawan Yunani, mereka kalah. Jadi secara mental, Bulgaria datang ke Indonesia dalam kondisi yang tidak terlalu stabil,” ungkapnya.

Baca Juga  Update Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Belum Naik, Afrika Makin Mendominasi

Meski demikian, Ronny mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak lengah dan tetap mempersiapkan diri secara maksimal.

Aleksandar Dimitrov, Sosok Lama yang Kembali ke Indonesia

Pertemuan Timnas Indonesia dengan Bulgaria juga memiliki cerita menarik di luar lapangan, yakni kehadiran pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov. Nama Dimitrov bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia karena pernah lama berkecimpung di Tanah Air.

“Kita juga tidak boleh lupa, Bulgaria sekarang ditangani oleh Aleksandar Dimitrov. Dia ini seperti pulang ke rumah sendiri karena pernah menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,” ujar Ronny.

Dimitrov tercatat pernah menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura pada 2007, sebelum kemudian mendampingi Ivan Kolev di Timnas Indonesia.

“Dia dibawa oleh Ivan Kolev saat menangani tim nasional sebagai asisten pelatih. Dimitrov cukup lama berada di Indonesia dan mengenal betul budaya sepak bola kita,” jelas Ronny Pangemanan.

Kini, Dimitrov kembali ke Indonesia dengan status berbeda, yakni sebagai pelatih kepala Bulgaria. Situasi ini diyakini akan memberi dinamika tersendiri dalam duel melawan Timnas Indonesia.

“Indonesia bukan tempat asing baginya. Dia tahu atmosfer GBK, tahu karakter pemain, dan paham budaya lokal. Itu yang membuat pertemuan nanti menjadi semakin menarik,” tutup Ronny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *