Handicap.co.id, Medan – Manchester United harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan saat bertandang ke markas West Ham United pada lanjutan pekan ke-26 Liga Premier Inggris, Rabu (11/2) dini hari. Gol penyeimbang yang dicetak Benjamin Šeško pada menit keenam masa tambahan waktu memastikan pertandingan berakhir dengan skor 1-1, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Setan Merah menjadi sembilan pertandingan beruntun.
Sejak peluit awal dibunyikan, West Ham tampil dengan rasa percaya diri tinggi. Tim asuhan David Moyes menunjukkan peningkatan performa dibandingkan laga-laga sebelumnya dan langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama tuan rumah hadir melalui Jarrod Bowen yang menyambut umpan silang cepat dari Crysencio Summerville, meski sundulannya masih belum menemui sasaran.
Tak lama kemudian, Summerville kembali menjadi ancaman utama bagi lini belakang MU. Pemain sayap tersebut melepaskan tembakan akurat yang memaksa kiper Senne Lammens melakukan penyelamatan spektakuler dengan terjangan penuh untuk menjaga gawang tim tamu tetap aman.
Manchester United perlahan bangkit dan mulai menunjukkan organisasi permainan yang lebih rapi. Anak asuh Michael Carrick mencoba memanfaatkan situasi bola mati untuk menekan pertahanan lawan. Sundulan Harry Maguire sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam, namun bola hanya melintas tipis di sisi gawang. Peluang emas lainnya datang dari Luke Shaw yang menerima umpan silang Bruno Fernandes, tetapi upayanya berhasil digagalkan Aaron Wan-Bissaka yang melakukan sapuan tepat di garis gawang.
Meski kedua tim saling bertukar serangan, jalannya babak pertama cenderung berjalan hati-hati. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah, dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Manchester United unggul dalam penguasaan bola, namun kesulitan menembus pertahanan West Ham yang disiplin dan bermain cukup rapat.
Situasi berubah di awal babak kedua. West Ham secara mengejutkan menaikkan tempo permainan dan tampil lebih berani. Tekanan tersebut langsung membuahkan hasil ketika Tomáš Souček memulai skema serangan cepat dengan mengirim umpan terobosan kepada Bowen. Setelah itu, gelandang asal Republik Ceko tersebut terus bergerak masuk ke area penalti dan berhasil menyelesaikan umpan silang Bowen dengan penyelesaian klinis, membawa West Ham unggul lebih dulu.
Gol tersebut memaksa Manchester United bermain lebih ofensif. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke area pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-63, MU sempat bersorak ketika Casemiro berhasil menyundul bola ke dalam gawang setelah menerima umpan silang jauh dari Kobbie Mainoo. Namun, kegembiraan itu tidak bertahan lama karena wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside.
Tidak menyerah, MU terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan. Bryan Mbeumo dan Joshua Zirkzee bergantian mengancam gawang West Ham, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal dan solidnya pertahanan tuan rumah membuat skor tetap bertahan 1-0.
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan West Ham, drama terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+6, Manchester United melancarkan serangan terakhir dari sisi kanan. Bryan Mbeumo mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti, yang langsung disambut pergerakan cerdas Benjamin Šeško. Dengan kontrol tenang dan sentuhan halus, penyerang muda tersebut melepaskan tembakan ke sudut atas gawang tanpa mampu dihalau kiper, sekaligus membungkam publik tuan rumah.
Gol telat tersebut memastikan MU membawa pulang satu poin berharga dari laga tandang yang sulit. Hasil imbang ini membuat Manchester United tetap bertahan di papan atas klasemen Liga Premier dan menjaga momentum positif mereka dalam perburuan posisi empat besar.
Sementara itu, West Ham harus kembali menelan kekecewaan karena gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Tambahan satu poin belum cukup untuk menjauhkan mereka dari papan bawah klasemen, sehingga perjuangan untuk menghindari zona degradasi masih akan berlanjut hingga pekan-pekan selanjutnya.











