handicap.co.id, jakarta – Chelsea kembali membuat kejutan di bursa transfer. Kali ini, The Blues dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga £60 juta demi memboyong Jeremy Jacquet, bek muda milik Rennes yang namanya belum sepenuhnya dikenal publik luas.
Kabar ketertarikan Chelsea terhadap Jeremy Jacquet langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Bagaimana tidak, harga £60 juta untuk seorang bek muda yang masih minim pengalaman di level elite Eropa jelas mengundang tanda tanya besar. Namun, di balik nominal fantastis tersebut, Chelsea diyakini melihat potensi jangka panjang yang sangat besar.
Lantas, siapa sebenarnya Jeremy Jacquet? Apa yang membuat Chelsea berani membayar mahal, dan apakah transfer ini masuk akal atau justru berisiko besar?
Siapa Jeremy Jacquet?
Jeremy Jacquet merupakan bek muda asal Prancis yang saat ini membela Stade Rennais. Meski belum berstatus bintang utama, Jacquet dikenal sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di akademi Rennes dalam beberapa musim terakhir.
Bermain sebagai bek tengah, Jacquet memiliki postur ideal, kekuatan fisik yang solid, serta kemampuan membaca permainan di atas rata-rata pemain seusianya. Ia kerap dipercaya tampil di laga-laga penting Ligue 1, terutama saat Rennes menghadapi lawan-lawan papan atas.
Usianya yang masih sangat muda membuat Jacquet masuk radar banyak klub Eropa, namun Chelsea disebut menjadi yang paling serius dan agresif dalam pendekatan transfer.
Alasan Chelsea Tertarik Membayar Mahal
Chelsea dalam beberapa musim terakhir dikenal gemar berinvestasi pada pemain muda. Filosofi ini terus berlanjut di bawah proyek jangka panjang klub, dan Jeremy Jacquet dianggap cocok dengan visi tersebut.
Beberapa faktor utama yang membuat Chelsea berani memasang harga tinggi:
- Potensi Jangka Panjang
Chelsea melihat Jacquet bukan sebagai solusi instan, melainkan aset masa depan. Bek muda ini diyakini bisa berkembang menjadi pemain kelas dunia dalam 3–5 tahun ke depan. - Profil Bek Modern
Jacquet bukan sekadar bek bertahan. Ia nyaman menguasai bola, mampu membangun serangan dari belakang, dan cukup tenang di bawah tekanan—karakter yang sangat dibutuhkan di Premier League modern. - Krisis Stabilitas Lini Belakang Chelsea
Chelsea masih mencari konsistensi di lini pertahanan. Cedera, rotasi berlebihan, dan performa naik turun membuat klub mencari sosok bek muda yang bisa menjadi fondasi jangka panjang. - Pasar Bek Muda yang Mahal
Harga bek muda berkualitas kini melambung tinggi. Chelsea tampaknya tak ingin kehilangan Jacquet ke klub rival, sehingga siap membayar mahal sejak awal.
Statistik dan Gaya Bermain Jeremy Jacquet
Meski statistik bukan segalanya, data permainan Jeremy Jacquet menunjukkan alasan mengapa ia dinilai tinggi. Jacquet dikenal unggul dalam duel satu lawan satu, memiliki persentase tekel bersih yang baik, serta jarang panik saat ditekan.
Dari sisi distribusi bola, ia cukup akurat dalam umpan pendek dan menengah. Gaya bermainnya mencerminkan bek Prancis modern yang mengombinasikan fisik, teknik, dan kecerdasan taktik.
Tak heran jika Chelsea melihatnya sebagai bek yang cocok untuk skema permainan berbasis penguasaan bola.
Apakah Harga £60 Juta Terlalu Mahal?
Inilah pertanyaan utama yang memicu kontroversi. Banyak pihak menilai £60 juta adalah angka berlebihan untuk pemain yang belum benar-benar teruji di kompetisi Eropa seperti Liga Champions.
Namun, Chelsea tampaknya belajar dari pengalaman sebelumnya. Klub-klub besar kini lebih memilih membayar mahal lebih awal daripada kehilangan pemain incaran dan harus membayar lebih mahal di masa depan.
Jika Jacquet berkembang sesuai ekspektasi, harga tersebut bisa dianggap investasi cerdas. Namun jika gagal beradaptasi, transfer ini berpotensi menjadi contoh pemborosan lainnya.
Risiko Besar di Balik Transfer
Mendatangkan Jeremy Jacquet dengan harga selangit tentu membawa risiko besar, antara lain:
- Tekanan Harga Transfer
Harga £60 juta otomatis membebani ekspektasi tinggi, baik dari media maupun fans. - Adaptasi Premier League
Liga Inggris dikenal keras dan cepat. Tidak semua bek muda mampu langsung beradaptasi. - Minimnya Pengalaman Level Elite
Jacquet belum terbiasa bermain di laga-laga dengan tekanan setinggi Premier League.
Chelsea harus memastikan proses adaptasi berjalan mulus agar potensi Jacquet tidak justru terhambat.
Pandangan Rennes dan Posisi Tawar Klub
Bagi Rennes, Jeremy Jacquet adalah aset berharga. Klub Prancis tersebut tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual, sehingga wajar jika mereka mematok harga tinggi.
Rennes dikenal sebagai klub yang piawai mengembangkan pemain muda dan menjualnya dengan nilai besar. Jika Chelsea benar-benar menebus Jacquet dengan £60 juta, Rennes akan mencatatkan salah satu penjualan termahal dalam sejarah klub.
Cocokkah Jeremy Jacquet dengan Proyek Chelsea?
Secara konsep, Jacquet cocok dengan proyek Chelsea yang berorientasi jangka panjang. Namun, pertanyaannya adalah apakah Chelsea mampu memberikan lingkungan stabil bagi perkembangan pemain muda.
Rotasi berlebihan, pergantian pelatih, dan tekanan instan bisa menjadi penghambat. Jacquet membutuhkan waktu, kepercayaan, dan sistem yang jelas untuk berkembang maksimal.
Jika Chelsea mampu bersabar, Jacquet berpotensi menjadi bek utama dalam beberapa musim ke depan.
Kesimpulan
Jeremy Jacquet: Kok Mau-Maunya Chelsea Bayar £60 Juta Buat Bek Muda Rennes Ini?
Pertanyaan tersebut memang wajar. Harga mahal, pengalaman terbatas, dan risiko adaptasi membuat transfer ini tampak spekulatif.
Namun, di era sepak bola modern, potensi sering kali lebih mahal daripada pengalaman. Chelsea tampaknya bertaruh besar pada masa depan Jeremy Jacquet, berharap sang bek muda bisa berkembang menjadi pilar pertahanan klub.
Apakah ini langkah jenius atau perjudian mahal? Jawabannya baru akan terlihat dalam beberapa musim mendatang.











