Handicap.co.id, Tasikmalaya Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memilih untuk tidak memandang sebelah mata Persija Jakarta meski tim tamu dipastikan tidak didampingi pelatih Mauricio Souza dalam laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Menurut Jansen, absennya Mauricio Souza justru bisa menjadi situasi yang sulit ditebak. Ia menilai tim berjuluk Macan Kemayoran itu kemungkinan telah menyiapkan strategi alternatif demi mencuri poin di Bali.
Pertandingan krusial tersebut akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini memiliki arti spesial bagi Bali United. Selain penting dalam perburuan posisi klasemen, pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun ke-11 klub berjuluk Serdadu Tridatu. Karena itu, kemenangan menjadi target utama di hadapan pendukung sendiri.
Secara statistik, Bali United memang memiliki catatan impresif saat menjamu Persija. Dalam tujuh pertemuan kandang terakhir di Pulau Dewata, mereka selalu mampu mengamankan tiga poin. Terakhir kali Persija mencuri kemenangan di Bali terjadi pada 2018.
Meski begitu, Johnny Jansen menegaskan timnya tidak boleh terlena oleh rekor tersebut. Ia menilai perubahan komando di kubu lawan bisa saja menghadirkan pendekatan taktik berbeda yang lebih agresif atau tak terduga.
Bali United pun diprediksi tetap menurunkan kekuatan terbaik demi menjaga tren positif sekaligus memberi kado manis bagi perayaan ulang tahun klub.

