Handicap.co.id, Bandung – Persib Bandung kembali menjalani sesi latihan setelah sehari libur menjelang pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore WIB.
Latihan yang digelar di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (27/1/2026), belum diikuti dua rekrutan anyar Maung Bandung, Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Keduanya masih memiliki kendala administrasi dan perjalanan sehingga belum bisa bergabung bersama skuad.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, berharap Kurzawa sudah dapat mengikuti latihan pada Rabu (28/1/2026). Ia menilai kehadiran sang pemain penting untuk membangun kekompakan dengan rekan setimnya.
“Saya pikir kendalanya hanya di KITAS. ITC sudah beres, jadi mudah-mudahan besok dia sudah berada di sini,” ujar Bojan Hodak usai memimpin latihan.
Belum Dibawa ke Solo
Sementara itu, Dion Markx masih berada di perjalanan menuju Indonesia. Bojan mengungkapkan bahwa pemain muda Timnas Indonesia U-23 tersebut akan bertolak dari Belanda dalam waktu dekat.
“Dia menyampaikan kepada saya bahwa dalam 48 jam sudah berangkat. Jadi seharusnya hari ini dia terbang,” kata Bojan.
Meski demikian, Bojan memastikan Kurzawa dan Markx tidak akan masuk dalam rombongan tim yang berangkat ke Solo. Ia menilai keduanya masih membutuhkan waktu latihan agar kondisi fisik siap dan terhindar dari cedera.
“Mereka tidak akan dibawa karena perlu berlatih dulu. Datang lalu langsung bermain itu berisiko tinggi,” tegasnya.
Masih Perlu Pembenahan Bertahan
Bojan menilai Dion Markx memiliki kemampuan baik dalam penguasaan bola. Namun, ia menyebut aspek bertahan sang pemain masih perlu ditingkatkan, meski secara fisik sudah cukup ideal.
“Dia bagus saat menguasai bola, tetapi secara defensif masih harus berkembang. Kami melihat potensinya untuk jangka panjang,” jelas Bojan.
Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti keterlibatan pemain muda dalam sesi latihan.
“Hari ini ada enam pemain muda yang ikut berlatih. Mereka adalah masa depan klub,” ucapnya.
Kurzawa Diprediksi Cepat Menyatu
Bojan optimistis Layvin Kurzawa akan lebih mudah beradaptasi karena memiliki latar belakang negara yang sama dengan Andrew Jung.
Menurutnya, keberadaan pemain dengan asal negara serupa sering membantu proses adaptasi di dalam tim.
“Hal seperti ini wajar di sepak bola. Dulu Barba dan Jung selalu bersama, pemain Brasil juga sering berkumpul, begitu juga pemain Belanda,” kata Bojan.
“Walaupun ada kelompok kecil, suasana tim tetap kompak dan solid sebagai satu kesatuan,” pungkasnya.











