LIGA INGGRIS

Lika Liku Kobbie Mainoo: Tersingkir di Era Ruben Amorim, Kini Jadi Nyawa Baru MU di Tangan Carrick

83
×

Lika Liku Kobbie Mainoo: Tersingkir di Era Ruben Amorim, Kini Jadi Nyawa Baru MU di Tangan Carrick

Share this article

Kobbie Mainoo Bangkit: Dari Era Ruben Amorim ke Sorotan di Manchester United

Lika Liku Kobbie Mainoo: Tersingkir di Era Ruben Amorim, Kini Jadi Nyawa Baru MU di Tangan Carrick
Lika Liku Kobbie Mainoo: Tersingkir di Era Ruben Amorim, Kini Jadi Nyawa Baru MU di Tangan Carrick

Handicap.co.id, Medan Kobbie Mainoo menjadi salah satu cerita paling menarik di sepak bola Inggris saat ini. Pemain muda yang sempat tersingkir di Sporting Lisbon di era Ruben Amorim, kini menemukan kembali bentuk terbaiknya di Manchester United, di bawah arahan Michael Carrick.

Perjalanan Mainoo membuktikan bahwa karier seorang pemain muda tidak selalu linear—dari kekecewaan hingga kesempatan baru yang membuka jalan menuju kesuksesan.


Awal Karier dan Masa Sulit di Sporting Lisbon

Kobbie Mainoo lahir sebagai talenta muda berbakat di akademi Sporting Lisbon. Namun, ekspektasi tinggi dan persaingan sengit membuatnya kesulitan menembus tim utama.

Era Ruben Amorim menempatkan tekanan ekstra bagi pemain muda. Mainoo sempat:

  • Kurang mendapatkan kesempatan tampil
  • Dikritik soal konsistensi dan fisik
  • Sempat dipertimbangkan untuk dilepas

Kekecewaan ini menjadi momen krusial dalam perjalanan kariernya.


Kesempatan Baru di Manchester United

Keputusan pindah ke Manchester United menjadi titik balik. Michael Carrick, pelatih interim yang peka terhadap pemain muda, langsung memberikan kepercayaan besar kepada Mainoo.

Carrick melihat:

  • Potensi kreatif dan visi bermain Mainoo
  • Kemampuan menyesuaikan diri dengan ritme Premier League
  • Mental yang kuat meski sempat gagal di Portugal

Hasilnya, Mainoo mulai menampilkan performa impresif di tim utama, baik dalam duel fisik maupun distribusi bola.


Kobbie Mainoo: Nyawa Baru MU

Kini, Mainoo dianggap sebagai nyawa baru lini tengah MU, dengan karakteristik:

  • Kemampuan mengontrol tempo permainan
  • Kreativitas dalam transisi cepat
  • Daya jelajah tinggi dan work rate luar biasa

Pemain muda ini tidak hanya menghidupkan lini tengah, tetapi juga memberi dimensi baru bagi strategi Carrick.


Tantangan ke Depan

Meski tampil impresif, Mainoo tetap menghadapi tantangan:

  • Tekanan tinggi bermain di Old Trafford
  • Konsistensi performa di Premier League yang menuntut
  • Kompetisi internal dengan gelandang senior

Namun dengan dukungan Carrick dan pengalaman sebelumnya, peluang Mainoo untuk menjadi pemain kunci MU semakin terbuka.


Kesimpulan

Lika-liku karier Kobbie Mainoo membuktikan bahwa kegagalan di masa lalu bukan akhir segalanya. Dari tersingkir di era Ruben Amorim hingga menjadi nyawa baru Manchester United, perjalanan Mainoo adalah bukti bahwa kesabaran, kerja keras, dan kesempatan yang tepat dapat mengubah nasib seorang pemain muda menjadi bintang masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *