LIGA INGGRIS

Man City Belum Menyerah dalam Perburuan Gelar Liga Inggris, Sejarah Jadi Alarm Penting

51
×

Man City Belum Menyerah dalam Perburuan Gelar Liga Inggris, Sejarah Jadi Alarm Penting

Share this article

Persaingan dengan Arsenal Belum Usai, Guardiola Kembali Andalkan Mental Juara The Citizens

Peluang Sempat Menyempit, Namun The Citizens Tetap Bertahan di Jalur Juara
Peluang Sempat Menyempit, Namun The Citizens Tetap Bertahan di Jalur Juara

handicap.co.id, Jakarta – Manchester City kembali berada di jalur yang sudah sangat mereka kenal: tetap bertahan dalam persaingan menuju trofi Premier League, meski situasinya jauh dari kata ideal.

Bagi Pep Guardiola, kondisi seperti ini bukan hal baru. Ia pernah merasakan ketegangan serupa pada April 2022, tepat setelah duel panas melawan Liverpool di Etihad Stadium. Saat itu, hasil imbang terasa seperti peluang emas yang terbuang.

Guardiola sempat mengakui bahwa timnya kehilangan momentum besar. Kemenangan seharusnya memberi kendali penuh atas perburuan gelar, tetapi skor 2-2 justru membuat City hanya unggul tipis satu poin. Ia pun menyadari, satu-satunya jalan adalah menyapu bersih tujuh pertandingan tersisa.

Kesempatan yang gagal dimanfaatkan—termasuk peluang emas Riyad Mahrez di menit-menit akhir—menyisakan rasa frustrasi karena Liverpool tetap “hidup” dalam perburuan.

Deja Vu Persaingan?

Musim ini, tensi persaingan memang tak sedramatis dua tahun lalu. Namun, situasinya memunculkan rasa deja vu bagi City.

Sebelum pergantian tahun, The Citizens sempat tertinggal lima poin dari Arsenal. Serangkaian hasil kurang maksimal, termasuk kegagalan di Derbi Manchester, membuat jarak masih ada. Meski begitu, selisih kini berhasil dipangkas menjadi empat poin.

Kemenangan 2-0 atas Wolverhampton pada akhir pekan lalu menjadi suntikan moral penting, setelah sebelumnya City hanya mampu meraih enam poin dari lima laga liga.

Di sisi lain, Arsenal juga belum sepenuhnya stabil. Dalam periode yang sama, mereka hanya mengamankan lima poin dari empat pertandingan, dengan hasil imbang melawan Liverpool dan Nottingham Forest, serta kekalahan dramatis dari Manchester United.

Peluang Masih Ada

Kondisi tersebut menegaskan bahwa celah masih terbuka. Meski Arsenal terlihat lebih konsisten sepanjang musim, City tahu bahwa sedikit goyah saja bisa menjadi titik balik.

Baca Juga  Peter Crouch Sebut 3 Favorit Juara Liga Champions Musim Ini: Liverpool Dicoret dari Daftar, Arsenal Masuk

Pengalaman masa lalu memberi kepercayaan diri tersendiri. Pada musim 2021/2022, Liverpool sempat terus menekan hingga akhir, tetapi gagal memanfaatkan momen. City justru mampu menjaga ketenangan dan mengunci gelar juara.

Namun, jalan ke depan tidaklah mudah. Dua laga berikutnya akan membawa City ke markas Tottenham Hotspur—lawan yang kerap menyulitkan—sebelum bertandang ke Anfield. Catatan City di stadion tersebut juga kurang bersahabat, dengan hanya satu kemenangan liga sejak 2003, itu pun terjadi tanpa kehadiran penonton saat pandemi.

Masih Bertahan

Arsenal sendiri akan menghadapi Leeds United dan Sunderland. Di atas kertas, kedua laga itu lebih ringan, tetapi sejarah menunjukkan pertandingan seperti ini bisa menjadi jebakan jika konsistensi kembali hilang.

Premier League sudah berkali-kali memperlihatkan bagaimana posisi klasemen bisa berbalik dalam hitungan pekan. City pernah menyalip Arsenal dalam dua musim terakhir, sementara Liverpool juga pernah melakukan hal serupa terhadap City.

Guardiola pun pernah menggambarkan dinamika perebutan gelar dengan lugas: dalam beberapa hari, status favorit bisa berubah drastis—dari tertinggal jauh menjadi unggulan, atau sebaliknya.

Meski komposisi tim kini berbeda, satu hal tetap sama: Manchester City belum habis. Arsenal seharusnya sudah menjauh, tetapi hasil terbaru menunjukkan bahwa City masih bernapas, tetap bertahan, dan siap memanfaatkan setiap celah dalam perburuan gelar Liga Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *