LIGA INGGRIS

Man City Tumbang di Old Trafford, Pep Guardiola Akui Keunggulan Manchester United

55
×

Man City Tumbang di Old Trafford, Pep Guardiola Akui Keunggulan Manchester United

Share this article

Manchester City gagal mengimbangi intensitas permainan MU dalam laga panas di Old Trafford.

Pep Guardiola menilai Manchester United tampil lebih agresif dan pantas meraih kemenangan di Derbi Manchester.
Pep Guardiola menilai Manchester United tampil lebih agresif dan pantas meraih kemenangan di Derbi Manchester.

handicap.co.id, Jakarta – Manchester City harus pulang tanpa membawa poin usai takluk 0-2 dari Manchester United dalam laga Derbi Manchester yang berlangsung di Old Trafford pada lanjutan Premier League 2025/2026, Sabtu (17/1/2026). Pelatih City, Pep Guardiola, secara jujur mengakui bahwa tim tuan rumah tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

Dua gol kemenangan Manchester United tercipta melalui aksi Bryan Mbeumo pada menit ke-65 dan Patrick Dorgu di menit ke-76, yang tak mampu dibendung kiper City, Gianluigi Donnarumma. Guardiola menilai hasil tersebut mencerminkan jalannya pertandingan, di mana Manchester City gagal menyamai intensitas permainan United.

“Tim yang bermain lebih baik pantas menang. Mereka lebih unggul dari kami. Ketika lawan menunjukkan performa yang lebih baik, kami harus menerimanya. Mereka memiliki energi yang tidak kami miliki hari ini, jadi selamat untuk mereka,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.

Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti buruknya kontrol permainan yang ditunjukkan timnya, yang berujung pada dua gol krusial Manchester United.

“Mereka menciptakan peluang di akhir pertandingan dan gol-gol itu terjadi dengan cara yang seharusnya bisa kami hindari. Kami tidak mampu mengendalikan jalannya laga. Jika melihat pertandingan secara keseluruhan, mereka memang layak menang,” tambahnya.

Atmosfer Derbi dan Tekanan Old Trafford

Guardiola tak menampik bahwa atmosfer Old Trafford berperan besar dalam hasil pertandingan. Ia menilai Manchester United tampil agresif sejak awal, sementara Manchester City kesulitan menemukan ritme permainan.

“Mereka memulai laga dengan sangat kuat. Kami kehilangan beberapa bola di awal. Tekanan dari suporter adalah hal yang wajar, apalagi ini laga derbi,” ujar Guardiola.

Ia juga menyinggung dukungan penuh publik Old Trafford, terlebih dengan kehadiran manajer baru di kubu United.

Baca Juga  Man City Belum Menyerah dalam Perburuan Gelar Liga Inggris, Sejarah Jadi Alarm Penting

“Para pendukung selalu berada di belakang tim mereka selama bertahun-tahun. Dengan manajer baru, energi seperti ini sangat normal dalam pertandingan besar,” lanjutnya.

Guardiola mengakui bahwa Manchester City hampir tak mampu menciptakan ancaman berarti sepanjang laga.

“Kami tidak benar-benar menciptakan peluang berbahaya, baik lewat umpan silang maupun pergerakan di lini depan. Ini soal energi. Menang atau kalah, yang terpenting adalah apa yang kami lakukan dengan bola, bukan hanya saat bertahan,” jelasnya.

Jarak Poin dengan Arsenal

Ketika ditanya mengenai selisih poin dengan Arsenal di klasemen, Guardiola menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah proses perkembangan jangka panjang.

“Yang terpenting adalah bagaimana kami terus berkembang sebagai sebuah tim. Sejauh ini, ada banyak hal positif yang sudah kami lakukan,” katanya.

“Terkadang, untuk melangkah lebih jauh, Anda harus mundur satu langkah. Musim masih panjang dan kami akan terus melakukan evaluasi,” tutup Guardiola.

Kekalahan di Old Trafford memang menjadi pukulan bagi Manchester City, namun Guardiola menegaskan bahwa timnya akan menjadikan hasil ini sebagai bahan pembelajaran untuk kembali bangkit dan berkembang seiring perjalanan musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *