Handicap.id,Jakarta -Cesc Fabregas tak ragu melontarkan pujian setinggi langit kepada Maurizio Sarri. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu menyebut Sarri sebagai sosok jenius sepak bola yang memiliki pengaruh besar terhadap cara bermain modern, khususnya dalam hal penguasaan bola, struktur permainan, dan kecerdasan taktik.
Pernyataan Fabregas tersebut kembali memantik perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Eropa. Bukan tanpa alasan, sebab keduanya pernah bekerja sama di Chelsea dan merasakan langsung filosofi permainan yang dikenal luas sebagai “Sarri-ball”.
Pengakuan Jujur dari Cesc Fabregas
Dalam sebuah wawancara, Fabregas mengungkapkan bahwa Maurizio Sarri adalah pelatih dengan pemahaman taktik yang sangat detail. Ia menilai Sarri mampu melihat ruang dan situasi di lapangan dengan sudut pandang yang tidak dimiliki banyak pelatih lain.
“Maurizio Sarri adalah sosok jenius. Cara dia membaca permainan, mengatur posisi pemain, dan menciptakan pola serangan sangat luar biasa,” ujar Fabregas.
Fabregas menambahkan bahwa Sarri tidak hanya menuntut pemain untuk disiplin secara taktik, tetapi juga mendorong mereka memahami mengapa sebuah keputusan diambil di lapangan.
Sarri-ball dan Revolusi Gaya Bermain
Maurizio Sarri dikenal luas lewat gaya bermain berbasis penguasaan bola cepat, umpan pendek progresif, dan pergerakan tanpa bola yang intens. Filosofi ini mencapai puncaknya saat Sarri menukangi Napoli, sebelum kemudian dibawa ke Chelsea dan Juventus.
Fabregas menilai Sarri-ball bukan sekadar soal estetika, tetapi juga efektivitas. Menurutnya, sistem tersebut memaksa pemain berpikir cepat dan bermain kolektif.
“Bermain di bawah Sarri membuat Anda lebih cerdas sebagai pesepak bola. Setiap posisi punya peran jelas dan setiap sentuhan bola memiliki tujuan,” kata Fabregas.
Pengalaman Fabregas di Chelsea Bersama Sarri
Musim 2018/2019 menjadi momen penting bagi Fabregas dan Sarri di Chelsea. Meski tidak selalu menjadi starter, Fabregas merasa banyak belajar dari metode latihan dan pendekatan taktik sang pelatih asal Italia.
Di bawah Sarri, Chelsea berhasil menjuarai Liga Europa, sebuah pencapaian yang memperkuat reputasi Sarri sebagai pelatih top Eropa. Fabregas menyebut keberhasilan itu sebagai bukti nyata kualitas Sarri.
“Banyak orang meragukannya, tapi Sarri membuktikan bahwa idenya bisa menghasilkan trofi,” tegas Fabregas.
Jenius dalam Detail Kecil
Salah satu hal yang paling dikagumi Fabregas dari Sarri adalah obsesinya terhadap detail. Mulai dari jarak antar lini, sudut tubuh saat menerima bola, hingga timing umpan—semuanya diperhatikan dengan serius.
Fabregas mengungkapkan bahwa Sarri sering menghentikan latihan hanya untuk membenahi kesalahan kecil yang bagi orang lain terlihat sepele.
“Detail kecil itulah yang membuat perbedaan besar. Sarri melihat sepak bola seperti permainan catur,” jelasnya.
Pengaruh Sarri bagi Sepak Bola Modern
Pujian Fabregas semakin menegaskan pengaruh besar Maurizio Sarri di sepak bola modern. Banyak pelatih muda yang terinspirasi oleh pendekatan Sarri, terutama dalam membangun permainan dari lini belakang dan menjaga intensitas pressing.
Sarri dianggap sebagai pelatih yang berani mempertahankan prinsipnya, meski kerap mendapat kritik. Bagi Fabregas, sikap tersebut justru menunjukkan kecerdasan dan keyakinan seorang pelatih besar.
“Dia tidak mudah mengubah filosofi hanya karena tekanan. Itu tanda pelatih jenius,” ujar Fabregas.
Respek Seorang Maestro ke Maestro Lain
Sebagai gelandang dengan visi permainan kelas dunia, pujian Fabregas terhadap Sarri memiliki bobot tersendiri. Ia memahami betul kompleksitas taktik dan tuntutan permainan di level tertinggi.
Hubungan profesional antara Fabregas dan Sarri mungkin tak berlangsung lama, namun dampaknya begitu membekas. Fabregas mengaku membawa banyak pelajaran dari Sarri dalam perjalanan kariernya, termasuk saat ia mulai terjun ke dunia kepelatihan.
Kesimpulan
Pujian Cesc Fabregas kepada Maurizio Sarri bukan sekadar basa-basi. Ia menilai Sarri sebagai sosok jenius sejati, pelatih yang mampu mengubah cara pandang pemain terhadap sepak bola melalui detail, disiplin, dan filosofi permainan yang kuat.
Di tengah dinamika sepak bola modern yang terus berubah, sosok seperti Maurizio Sarri tetap relevan. Dan pengakuan dari pemain sekelas Cesc Fabregas menjadi bukti bahwa kejeniusannya diakui oleh mereka yang benar-benar memahami permainan.











