Handicap.co.id, Bandung – Manchester United menunjukkan grafik menanjak sejak ditangani pelatih interim Michael Carrick. Setan Merah sukses menaklukkan Manchester City dan Arsenal dalam dua pertandingan terakhir, hasil yang membawa mereka naik ke posisi empat besar klasemen sementara Liga Inggris.
Di tengah kebangkitan performa tersebut, MU kembali dihubungkan dengan manuver transfer besar. Klub asal Old Trafford disebut tertarik memboyong pemain andalan Chelsea, Cole Palmer, yang kabarnya mulai merasa kurang nyaman berada di London.
Berdasarkan laporan The Guardian yang dikutip Sportbible pada Rabu (28/1/2026), Palmer diklaim rindu kampung halaman dan sedang mempertimbangkan untuk kembali ke Manchester pada bursa transfer musim panas 2026. MU dinilai menjadi tujuan yang lebih realistis dibanding mantan klubnya, Manchester City.
Sementara itu, laporan The Sun menyebutkan bahwa pemain berusia 23 tahun tersebut tidak sepenuhnya menikmati kehidupannya di wilayah selatan Inggris dan merindukan lingkungan pergaulan lamanya di Manchester.
Aturan Transfer Manchester United Era Ratcliffe
Namun, jika MU benar-benar melangkah untuk merekrut Palmer, keputusan tersebut berpotensi melanggar salah satu kebijakan transfer yang diberlakukan Sir Jim Ratcliffe sejak mengambil alih operasional sepak bola klub.
Bos INEOS itu menetapkan lima prinsip utama dalam kebijakan rekrutmen pemain, yakni:
- Tidak merekrut pemain yang berusia di atas 25 tahun
- Menghindari pembelian pemain berlabel “Galactico”
- Direktur teknik Jason Wilcox menentukan filosofi dan gaya bermain tim
- Manajer hanya menyampaikan posisi yang perlu diperkuat, bukan nama pemain
- Klub menyediakan tiga kandidat untuk setiap posisi yang dibutuhkan pelatih
Cole Palmer Berpotensi Masuk Kategori Galactico
Cole Palmer saat ini termasuk salah satu pemain paling bernilai di Premier League. Berdasarkan data Transfermarkt, harga pasarnya berada di kisaran 120 juta euro.
Nilai transfer yang tinggi serta tuntutan gaji besar membuat Palmer berpotensi dikategorikan sebagai pemain Galactico. Hal ini jelas berseberangan dengan prinsip transfer yang ingin dijalankan Ratcliffe di Manchester United.
Menjelang laga Chelsea melawan Crystal Palace pada akhir pekan lalu, pelatih The Blues, Liam Rosenior, sempat dimintai pendapat terkait masa depan Palmer.
“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Cole dan dia terlihat sangat bahagia di sini. Dia benar-benar menikmati waktunya bersama kami. Dia merupakan bagian penting dari proyek jangka panjang klub,” ujar Rosenior.
Ia juga menambahkan bahwa masa sulit yang dialami Palmer, termasuk soal cedera, tidak mencerminkan kualitas sang pemain.
“Setiap pemain pasti menghadapi periode sulit dalam kariernya. Itu tidak mengurangi kualitas yang dia miliki,” tutup Rosenior.
Sumber:
Sportbible











