Handicap.co.id, Medan – Laga Serie A antara Cremonese dan Inter Milan sempat memanas akibat insiden serius. Seorang suporter tim tamu melempar petasan ke arah Emil Audero, kiper Cremonese, yang sedang menjaga gawang.
Petasan itu mengenai kaki Audero dan meledak tepat di sampingnya saat pertandingan masih berlangsung. Akibatnya, kiper asal Indonesia itu harus menerima perawatan medis di lapangan. Meski ia mampu melanjutkan pertandingan, aksi tersebut dianggap sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan cedera serius.
Peristiwa ini mendapat kecaman luas dari komunitas sepak bola Italia. Identitas pelaku akhirnya terungkap dan proses hukum langsung dijalankan.
Pelaku Menyampaikan Permintaan Maaf
Pelaku diketahui berusia 19 tahun dan teridentifikasi setelah mengalami cedera pada dua jarinya saat mencoba melempar petasan lain dalam laga yang sama. Ia langsung diamankan oleh aparat keamanan setelah pertandingan selesai dan kini menghadapi ancaman hukuman penjara.
Dalam pernyataan kepada kantor berita ANSA yang dikutip Football Italia, pelaku menyatakan penyesalan:
“Saya meminta maaf kepada Emil Audero, kedua klub, dan seluruh penggemar sepak bola.”
Dampak Hukum dan Klub
Insiden ini juga berdampak pada Inter Milan. Klub asal Milan itu dijatuhi denda 50.000 euro oleh otoritas liga karena ulah suporter mereka. Selain itu, para pendukung Inter dilarang menyaksikan tiga pertandingan tandang berikutnya melawan Sassuolo, Lecce, dan Fiorentina.
Pihak pembela mengajukan permohonan agar pelaku menjalani tahanan rumah sembari menunggu persidangan, dengan pertimbangan usia dan kondisi klien. Pengacara pelaku menekankan bahwa tindakan melempar petasan itu tidak dipikirkan secara matang, dan efek ledakan yang membahayakan kiper seharusnya bisa dihindari.
Emil Audero dalam Kondisi Baik
Emil Audero sendiri telah memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya. Kiper timnas Indonesia ini mengaku dalam kondisi baik, meski masih merasakan efek dari ledakan petasan, terutama di telinga dan lutut.
Dalam video yang diunggah di akun X resmi Cremonese, Audero menyampaikan:
“Halo semuanya, terima kasih atas perhatian dan pesan kalian. Saya baik-baik saja, meski masih merasakan sakit di telinga dan sensasi terbakar di lutut.”

