Handicap.co.id, Medan – Viktor Gyokeres mulai menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di London utara. Di tengah padatnya jadwal Arsenal dan ambisi mereka untuk bersaing di empat kompetisi, sang penyerang mulai memberi kontribusi nyata bagi tim.
Musim ini dimulai dengan tantangan bagi Gyokeres. Adaptasi terhadap intensitas Premier League dan gaya permainan Arsenal sempat membuat perannya dipertanyakan.
Namun, sejak awal 2026, Gyokeres menunjukkan grafik yang menanjak. Ia sudah mencetak enam gol di semua kompetisi, menjadi yang terbanyak di antara pemain Premier League dalam periode yang sama.
Menariknya, sebagian besar gol Gyokeres lahir ketika Arsenal menghadapi tim promosi atau klub-klub yang berada di posisi bawah klasemen.
Analisis Performa dan Statistik Gyokeres
Produktivitas Gyokeres tidak bisa dilepaskan dari konteks padatnya jadwal Arsenal. The Gunners telah menjalani 11 laga di 2026, lebih banyak dibanding banyak rival mereka, akibat keterlibatan di Piala Carabao, Liga Champions, dan Piala FA.
Jumlah pertandingan yang tinggi memberi lebih banyak kesempatan bagi Gyokeres mencetak gol, namun tetap menuntut konsistensi penyelesaian akhir. Di Premier League, delapan golnya tercatat, enam di antaranya lahir melawan tim promosi, menunjukkan pola yang konsisten dalam distribusi golnya.
Meski sebagian gol datang dari lawan promosi, itu bukan berarti mudah. Sunderland, misalnya, tampil sebagai salah satu kejutan musim ini dan terbukti sulit ditaklukkan.
Pola yang Berulang Sejak Sporting CP
Kehadiran Gyokeres di Arsenal diharapkan menjadi solusi bagi tim saat menghadapi pertahanan rapat, terutama di fase-fase krusial perebutan gelar, di mana satu gol bisa menentukan hasil pertandingan.
Contohnya terlihat saat Arsenal melawan Everton musim ini. Setelah gagal meraih kemenangan di pertandingan serupa musim lalu, penalti Gyokeres memastikan tiga poin penuh bagi The Gunners.
Namun, kritik lama kembali muncul. Sebelum bergabung dengan Arsenal, Gyokeres dikenal sebagai penyerang yang tajam melawan tim-tim lemah di Primeira Liga Portugal.
Data Opta musim 2024/25 mencatat ia mencetak rata-rata 1,18 gol per laga. Namun, dari delapan pertandingan melawan tim papan atas (posisi 2–5), Gyokeres hanya mencetak dua gol. Sebaliknya, 17 dari 39 golnya, atau sekitar 43,6%, lahir melawan empat tim terbawah klasemen.
Sumber: BBC Sport











