madrid

Zinedine Zidane Cerita Bagaimana Bisa Bangkitkan Kembali Real Madrid

64
×

Zinedine Zidane Cerita Bagaimana Bisa Bangkitkan Kembali Real Madrid

Share this article

Strategi mental, peran pemain senior, dan filosofi kepelatihan Zidane jadi kunci kebangkitan Los Blancos dari masa sulit

Zinedine Zidane Cerita Bagaimana Bisa Bangkitkan Kembali Real Madrid
Zinedine Zidane Cerita Bagaimana Bisa Bangkitkan Kembali Real Madrid

Handicap.id,Jakarta -Zinedine Zidane akhirnya buka suara soal salah satu periode paling menentukan dalam karier kepelatihannya bersama Real Madrid. Legenda sepak bola Prancis itu menceritakan bagaimana dirinya mampu membangkitkan kembali Real Madrid di tengah krisis performa, tekanan besar, dan ekspektasi yang nyaris tak manusiawi dari publik Santiago Bernabéu.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Zidane mengungkap filosofi, pendekatan ke pemain, serta keputusan-keputusan krusial yang menjadi kunci kebangkitan Los Blancos. Kisah ini kembali relevan di tengah rumor kembalinya Zidane ke dunia kepelatihan dan nostalgia masa keemasan Real Madrid di era dirinya.

Real Madrid dalam Kondisi Terpuruk

Zidane mengakui bahwa saat ia kembali menangani Real Madrid untuk periode keduanya, situasi klub jauh dari ideal. Performa tim menurun drastis, ruang ganti kehilangan kepercayaan diri, dan tekanan dari media semakin intens.

“Real Madrid bukan klub biasa. Ketika hasil buruk datang, dampaknya terasa di segala lini,” ujar Zidane.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan soal taktik, melainkan mentalitas pemain. Banyak pemain top kehilangan rasa percaya diri setelah kegagalan demi kegagalan, terutama di kompetisi Eropa.

Pendekatan Mental Jadi Kunci

Zidane menegaskan bahwa langkah pertamanya bukan mengubah formasi atau gaya bermain, melainkan membangun kembali kepercayaan pemain. Ia memilih untuk berbicara langsung secara personal dengan para pemain kunci.

“Saya ingin mereka ingat siapa mereka sebenarnya. Mereka adalah juara,” kata Zidane.

Pendekatan humanis inilah yang menjadi ciri khas Zidane. Ia percaya bahwa pemain kelas dunia tidak perlu terlalu banyak teori, tetapi butuh rasa dihargai dan dipercaya.

Mengembalikan Identitas Real Madrid

Zinedine Zidane juga menekankan pentingnya mengembalikan identitas Real Madrid sebagai tim yang lapar kemenangan dan tak pernah menyerah. Ia menanamkan kembali DNA juara yang sempat memudar.

Baca Juga  Gara-Gara Larang Pemain Real Madrid Hormati Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026, Kylian Mbappe Panen Hujatan

Dalam sesi latihan, Zidane meningkatkan intensitas dan menuntut fokus penuh. Namun, ia tetap menjaga suasana tim agar tidak tegang berlebihan.

“Kami harus menikmati tekanan. Itu bagian dari bermain di Real Madrid,” ujarnya.

Peran Pemain Senior Sangat Vital

Zidane secara khusus memuji kontribusi pemain senior seperti Sergio Ramos, Luka Modrić, dan Karim Benzema. Menurutnya, kebangkitan Real Madrid tidak mungkin terjadi tanpa kepemimpinan para pemain berpengalaman.

Ia memberi kebebasan kepada mereka untuk berbicara di ruang ganti dan menjadi contoh di lapangan. Strategi ini membuat tim kembali solid dan saling percaya.

“Ketika pemain senior berbicara, semua mendengarkan,” kata Zidane.

Fleksibilitas Taktik ala Zidane

Meski dikenal bukan pelatih yang terlalu kaku secara taktik, Zidane mengakui bahwa ia tetap melakukan penyesuaian penting. Ia menyesuaikan skema permainan dengan kondisi pemain yang tersedia, bukan memaksakan satu sistem.

Zidane kerap mengubah formasi dari 4-3-3 ke 3-5-2 atau 4-4-2 berlian sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini membuat Real Madrid lebih sulit ditebak lawan dan kembali kompetitif di berbagai ajang.

Bangkit di Momen Krusial

Zidane menyoroti bahwa kebangkitan Real Madrid terlihat jelas saat tim mulai tampil konsisten di laga-laga besar. Ia percaya bahwa pertandingan besar adalah cerminan karakter tim.

“Kami tidak selalu bermain sempurna, tapi kami tahu kapan harus menang,” ucapnya.

Mental juara inilah yang membawa Real Madrid kembali bersaing di papan atas La Liga dan kompetisi Eropa, meski banyak pihak sempat meragukan mereka.

Tekanan Media dan Cara Menghadapinya

Sebagai mantan pemain bintang dan pelatih Real Madrid, Zidane paham betul bagaimana kerasnya sorotan media. Ia mengaku sengaja menjadi tameng bagi para pemainnya.

Baca Juga  Fabrizio Romano Ungkap Nasib Andre Onana: Kembali ke MU di Akhir Musim, Lalu Dilepas

“Saya biarkan tekanan itu datang ke saya,” katanya.

Zidane sering tampil tenang di konferensi pers, bahkan ketika hasil buruk datang. Sikap ini memberi rasa aman bagi pemain dan membuat mereka bisa fokus di lapangan.

Filosofi Kepelatihan Zidane

Zinedine Zidane menegaskan bahwa kesuksesannya bukan hasil satu faktor tunggal. Kombinasi manajemen ego, komunikasi, pengalaman sebagai pemain, dan kepercayaan penuh pada tim menjadi fondasi utama.

Ia juga menolak disebut sebagai “pelatih keberuntungan”. Menurutnya, keberhasilan Real Madrid adalah hasil kerja keras kolektif.

“Sepak bola selalu soal tim, bukan individu,” tegas Zidane.

Warisan Zidane di Real Madrid

Cerita Zinedine Zidane tentang bagaimana ia membangkitkan kembali Real Madrid semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub. Tidak hanya soal trofi, tetapi tentang bagaimana ia menjaga stabilitas dan mental juara di klub sebesar Real Madrid.

Hingga kini, nama Zidane masih sering dikaitkan dengan kursi pelatih Los Blancos. Banyak fans percaya, jika Real Madrid kembali berada dalam krisis, sosok Zidane adalah jawaban yang paling masuk akal.

Penutup

Zinedine Zidane cerita bagaimana bisa bangkitkan kembali Real Madrid bukan sekadar kisah taktik dan strategi, melainkan tentang kepemimpinan, kepercayaan, dan pemahaman mendalam terhadap klub. Cerita ini menjadi bukti bahwa di level tertinggi sepak bola, mentalitas sering kali lebih menentukan daripada sekadar skema permainan.

Dengan warisan besar yang ia tinggalkan, Zidane akan selalu dikenang sebagai figur yang mampu membawa Real Madrid kembali ke jalur kejayaan saat klub berada di titik terendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *