BRI SUPER LEAGUE

PSIM Hajar Madura United di Markas Sendiri, Van Gastel Soroti Kartu Merah sebagai Penentu

17
×

PSIM Hajar Madura United di Markas Sendiri, Van Gastel Soroti Kartu Merah sebagai Penentu

Share this article

PSIM Tutup Putaran Pertama dengan Kemenangan 3-0, Kartu Merah Jadi Faktor Penentu

Tiga Gol dan Drama Kartu Merah, PSIM Sukses Bungkam Tuan Rumah
Tiga Gol dan Drama Kartu Merah, PSIM Sukses Bungkam Tuan Rumah

handicap.co.id, Jakarta – PSIM Yogyakarta menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan penampilan gemilang. Laskar Mataram berhasil menekuk tuan rumah, Madura United, dengan skor 3-0 pada pekan ke-17.

Tiga gol kemenangan PSIM dicetak oleh Fahreza Sudin yang memborong dua gol pada menit ke-56 dan 63, serta satu gol dari Franco Ramos pada menit ke-58. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) malam WIB.

Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi bagi PSIM menjelang paruh kedua musim. Pelatih Jean-Paul van Gastel menilai, hasil positif timnya dipengaruhi situasi pertandingan yang diwarnai kartu merah.

“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat hari jadi untuk Madura United. Kedua, ini benar-benar pertandingan kartu merah,” kata Van Gastel usai laga.


Tiga Pemain Diusir, Laga Jadi Panas

Pertandingan berjalan sengit dengan tensi tinggi. Wasit Nendi Rohaendy mengeluarkan kartu merah untuk tiga pemain sepanjang laga.

Madura United harus bermain dengan sembilan pemain setelah bek Nurdiansyah diusir di menit 45+1’ dan kiper Miswar Saputra mendapatkan kartu merah pada menit 90+2’. Sementara itu, PSIM harus kehilangan Franco Ramos pada menit ke-75, sekitar 17 menit setelah gol yang ia cetak.

Van Gastel menekankan bahwa kartu merah tersebut sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

“Kartu merah jelas memengaruhi permainan. Kami diuntungkan dengan dua kartu merah dari Madura United,” ujarnya.


Fahreza Sudin Jadi Pahlawan

Gelandang serang PSIM, Fahreza Sudin, tampil sebagai bintang lapangan dengan dua golnya. Pemain 25 tahun ini mengapresiasi kerja sama tim yang berhasil memanfaatkan situasi di lapangan.

“Kami semua bekerja keras, dan Alhamdulillah berhasil membawa tiga poin dari kesalahan lawan karena kartu merah. Ini hasil kerja keras tim,” kata Fahreza.

Tentang gol yang dicetaknya, Fahreza merasa senang karena mampu membalas kepercayaan pelatih, meski ada sedikit kebingungan terkait gol pertama.

“Mungkin gol pertama tercatat untuk Haljeta, tapi saya senang coach percaya saya bermain dan bisa mencetak gol untuk tim,” tambahnya.

Baca Juga  Duel Klasik Persib vs Persija di BRI Super League 2025/2026 Dipimpin Pengadil Asal Korea Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *