handicap.co.id, Jakarta – Federico Dimarco terus menunjukkan peran vitalnya dalam skuad Inter Milan musim ini. Konsistensi permainan sang bek sayap membuat I Nerazzurri tetap berada di jalur perebutan tiga gelar sekaligus, sekaligus meningkatkan daya tarik Dimarco di bursa transfer Eropa.
Penampilan solid pemain berusia 28 tahun tersebut dilaporkan menarik perhatian klub-klub Premier League. Berdasarkan laporan media Italia, Tuttosport, Arsenal disebut menjadi tim yang paling serius memantau situasi Dimarco. Meski minat The Gunners masih tergolong awal, Inter Milan memilih bersikap sigap untuk mencegah potensi kehilangan pemain kunci mereka.
Manajemen Inter yang dikomandoi Giuseppe Marotta bersama direktur olahraga Piero Ausilio dikabarkan siap membuka pembicaraan kontrak baru mulai Februari. Langkah ini diambil sebagai upaya mengamankan masa depan Dimarco dan menutup peluang klub lain merekrutnya dari Giuseppe Meazza.
Inter Siapkan Apresiasi Finansial
Saat ini, Dimarco masih terikat kontrak hingga akhir Juni 2027. Namun, kedua pihak memiliki pandangan sejalan untuk memperpanjang kerja sama tersebut. Inter disebut mempertimbangkan durasi kontrak baru hingga 2029 dengan opsi perpanjangan satu tahun, atau bahkan langsung mengikatnya sampai 2030.
Perpanjangan kontrak ini diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas performa stabil Dimarco dalam beberapa musim terakhir. Bek kiri kelahiran 1997 tersebut saat ini menerima bayaran sekitar 4,2 juta euro per musim. Dalam kesepakatan baru nanti, gajinya berpeluang naik ke kisaran 5 hingga 5,5 juta euro per tahun, sejajar dengan Alessandro Bastoni.
Walaupun negosiasi resmi belum dimulai, sinyal kesepakatan dari kedua belah pihak terbilang kuat. Apalagi, kontribusi Dimarco di lapangan musim ini sangat menonjol.
Ia telah mencatatkan empat gol serta tujuh assist di Serie A, menjadikannya bek dengan jumlah assist terbanyak sejauh kompetisi berlangsung. Catatan tersebut menegaskan peran ofensif Dimarco yang krusial dalam skema permainan Inter.
Manchester United Sempat Mengintai
Selain Arsenal, Manchester United juga sempat mencoba mendekati Dimarco beberapa waktu lalu. Namun, pendekatan tersebut tidak berlanjut dan akhirnya meredup.
Situasi ini diperkuat oleh hengkangnya sosok internal klub yang disebut menjadi penggerak utama minat Setan Merah terhadap Dimarco. Bagi Inter Milan, meredanya ketertarikan MU menjadi kabar positif.
Kini, fokus Inter sepenuhnya tertuju pada satu misi utama: mengamankan Federico Dimarco dengan kontrak baru agar sang pemain tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang I Nerazzurri.











