Handicap.id,Jakarta -Brighton & Hove Albion harus menelan kekalahan menyakitkan saat menghadapi Fulham dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Bermain sengit hingga menit-menit akhir, The Seagulls tumbang secara dramatis setelah kebobolan gol penentu di masa injury time. Kekalahan ini langsung memicu sorotan tajam terhadap performa lini pertahanan Brighton, khususnya penjaga gawang Bart Verbruggen.
Namun di tengah kritik yang bermunculan, pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, dengan tegas memberikan pembelaan terhadap kiper andalannya tersebut. Hurzeler menilai kekalahan timnya bukan semata kesalahan individu, melainkan hasil dari sejumlah faktor yang terjadi sepanjang pertandingan.
Kekalahan Dramatis yang Menyakitkan Brighton
Dalam laga yang berlangsung ketat, Brighton sebenarnya tampil cukup dominan dalam penguasaan bola dan mampu menekan Fulham di beberapa fase pertandingan. Kedua tim saling jual beli serangan, menciptakan atmosfer laga yang intens hingga menit akhir.
Sayangnya, Brighton gagal menjaga konsentrasi pada detik-detik krusial. Fulham memanfaatkan celah di lini belakang dan mencetak gol penentu kemenangan yang membuat tuan rumah harus pulang tanpa poin. Gol tersebut kemudian menjadi bahan perdebatan karena melibatkan posisi dan keputusan Bart Verbruggen saat mengantisipasi bola.
Kekalahan dramatis ini terasa semakin menyakitkan karena Brighton sebelumnya berpeluang setidaknya mengamankan hasil imbang.
Fabian Hurzeler Tegas Bela Bart Verbruggen
Usai pertandingan, Fabian Hurzeler langsung angkat bicara terkait performa anak asuhnya, termasuk Bart Verbruggen yang menjadi sasaran kritik. Pelatih asal Jerman itu menolak menyalahkan sang kiper dan justru menegaskan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam sepak bola.
Menurut Hurzeler, Verbruggen telah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim dan beberapa kali menjadi penyelamat Brighton dalam situasi sulit. Ia menilai satu momen di akhir laga tidak seharusnya menghapus kontribusi besar sang penjaga gawang.
“Dalam sepak bola, kemenangan dan kekalahan adalah hasil kerja tim. Tidak adil jika menyalahkan satu pemain saja,” kurang lebih menjadi pesan utama yang disampaikan Hurzeler kepada media.
Hurzeler Soroti Masalah Konsentrasi Tim
Fabian Hurzeler juga menyoroti masalah konsentrasi yang dialami timnya, terutama di menit-menit akhir pertandingan. Ia mengakui Brighton harus belajar untuk lebih disiplin dan tenang saat menghadapi tekanan di fase krusial laga.
Pelatih muda Brighton tersebut menilai Fulham tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara timnya gagal mengelola tempo permainan dengan baik ketika laga hampir berakhir. Hal inilah yang menurutnya menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
Hurzeler menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang di laga-laga berikutnya.
Bart Verbruggen Tetap Dipercaya sebagai Kiper Utama
Meski mendapat kritik dari sebagian suporter dan pengamat, posisi Bart Verbruggen sebagai kiper utama Brighton dipastikan tetap aman. Fabian Hurzeler menegaskan kepercayaannya terhadap kiper asal Belanda itu tidak berkurang sedikit pun.
Verbruggen sendiri dikenal sebagai kiper muda dengan potensi besar, refleks cepat, dan kemampuan distribusi bola yang baik. Sejak bergabung dengan Brighton, ia kerap dipercaya tampil di laga-laga penting dan menunjukkan perkembangan signifikan.
Hurzeler percaya bahwa pengalaman dari pertandingan seperti melawan Fulham justru akan membuat Verbruggen semakin matang secara mental dan teknis.
Dampak Kekalahan bagi Brighton di Klasemen
Kekalahan dari Fulham tentu berdampak pada posisi Brighton di papan klasemen Liga Inggris. Gagal meraih poin membuat The Seagulls tertahan dan kehilangan momentum untuk bersaing di papan atas atau zona Eropa.
Namun Fabian Hurzeler meminta timnya untuk segera bangkit dan tidak larut dalam kekecewaan. Ia menekankan bahwa musim masih panjang dan setiap pertandingan harus dijadikan pelajaran berharga.
Brighton dijadwalkan menghadapi laga-laga penting ke depan, sehingga respons tim setelah kekalahan ini akan menjadi penentu arah perjalanan mereka musim ini.
Reaksi Ruang Ganti Brighton
Di ruang ganti, Fabian Hurzeler dikabarkan memberikan pesan menenangkan kepada para pemainnya. Ia meminta skuad tetap solid dan saling mendukung, terutama bagi pemain yang sedang berada di bawah tekanan seperti Bart Verbruggen.
Pendekatan ini menunjukkan gaya kepemimpinan Hurzeler yang lebih mengedepankan kebersamaan dan kepercayaan, alih-alih menyalahkan individu. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas tim dalam menghadapi jadwal padat Liga Inggris.
Fokus Brighton Menuju Laga Berikutnya
Usai kekalahan dramatis dari Fulham, Brighton kini mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya. Fabian Hurzeler berharap respons positif dari para pemainnya, baik dari segi mental maupun performa di lapangan.
Ia optimistis Brighton mampu bangkit dan menunjukkan karakter kuat sebagai tim yang kompetitif di Premier League. Kepercayaan terhadap Bart Verbruggen dan para pemain muda lainnya tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Kekalahan ini, menurut Hurzeler, harus dijadikan cambuk untuk tampil lebih baik, bukan sebagai alasan untuk saling menyalahkan.
Penutup
Fabian Hurzeler bela Verbruggen usai Brighton kalah dramatis dari Fulham menjadi bukti bahwa sang pelatih tetap teguh pada prinsip kolektivitas dan kepercayaan terhadap pemainnya. Meski hasil akhir mengecewakan, sikap Hurzeler menunjukkan keyakinan bahwa Brighton masih berada di jalur yang tepat untuk berkembang.
Dengan evaluasi yang tepat dan mental yang kuat, Brighton diharapkan mampu bangkit dan kembali meraih hasil positif di laga-laga berikutnya.











