BARCELONA

Eric Garcia Kritik Keras Wasit Usai Kartu Merah, Barcelona Terpuruk di Semifinal

80
×

Eric Garcia Kritik Keras Wasit Usai Kartu Merah, Barcelona Terpuruk di Semifinal

Share this article

Kekalahan 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey memicu kritik keras Eric Garcia terhadap keputusan wasit jelang leg kedua.

Eric Garcia Kritik Keras Wasit Usai Kartu Merah, Barcelona Terpuruk di Semifinal
Eric Garcia Kritik Keras Wasit Usai Kartu Merah, Barcelona Terpuruk di Semifinal

Handicap.co.id, Medan FC Barcelona harus menerima kenyataan pahit setelah dibantai 0-4 oleh Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Kekalahan ini membuat peluang Blaugrana untuk melangkah ke final semakin berat.

Situasi semakin rumit ketika Eric Garcia diganjar kartu merah menjelang akhir pertandingan. Insiden tersebut menambah daftar masalah yang harus dihadapi tim asal Catalunya dalam laga yang berjalan jauh dari harapan.

Di tengah tekanan hasil buruk, Garcia akhirnya buka suara. Ia menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya, sekaligus menyampaikan optimisme menghadapi leg kedua di kandang sendiri.


Sorotan Kartu Merah dan Kontroversi Wasit

Garcia harus meninggalkan lapangan pada menit ke-85 setelah dinilai melakukan pelanggaran keras. Keputusan tersebut menjadi pukulan tambahan bagi Barcelona yang saat itu sudah tertinggal jauh.

Namun menurutnya, ada momen lain yang seharusnya juga mendapat perhatian. Ia menyinggung tekel Giuliano Simeone terhadap Alejandro Balde di awal laga yang tidak berujung kartu kuning. Padahal, pemain tersebut baru mendapat peringatan pada babak kedua.

Dalam keterangannya kepada media, Garcia mempertanyakan konsistensi keputusan wasit. Ia juga menjelaskan situasi kartu merah yang diterimanya, menyebut dirinya terpeleset sehingga kontak tak terhindarkan. Meski begitu, ia tetap yakin timnya masih memiliki peluang saat bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter.


Evaluasi Performa dan Asa Kebangkitan

Selain mempersoalkan kepemimpinan wasit, Garcia tak menutup mata terhadap performa timnya. Ia mengakui babak pertama berjalan sangat berat, terutama setelah gol pembuka lawan yang disebutnya sebagai momen kurang beruntung.

Setelah kebobolan, Atletico tampil lebih solid dan disiplin. Menghadapi tim dengan organisasi permainan sekuat itu dalam kondisi tertinggal jelas menjadi tantangan besar.

Baca Juga  Hasil Liga Spanyol: Kalahkan Espanyol pada Laga Derbi, Barcelona Unggul Tujuh Poin dari Real Madrid

Meski agregat sementara terpaut jauh, Garcia menegaskan Barcelona belum menyerah. Leg kedua di kandang sendiri diyakini bisa menjadi momentum kebangkitan, apalagi dengan kemungkinan beberapa pemain kembali memperkuat skuad.


Lawan Tangguh dan Perubahan Taktik

Garcia juga mengakui kualitas Atletico yang dinilainya mampu menembus lini pertahanan Barcelona dengan relatif mudah. Ia menyebut terdapat banyak ruang yang berhasil dimanfaatkan lawan sepanjang pertandingan.

Pada babak kedua, Barcelona mencoba melakukan penyesuaian taktik. Arahan dari pelatih kepala Hansi Flick saat jeda pertandingan disebut memberi dorongan agar tim memandang sisa laga sebagai awal baru dan berusaha memenangkan babak kedua.

Barcelona dan Atletico akan kembali berhadapan pada leg kedua semifinal bulan Maret mendatang. Meski menghadapi misi sulit, kubu tuan rumah masih menyimpan keyakinan untuk membalikkan keadaan dan menjaga asa menuju partai puncak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *