handicap.co.id, Prabumulih Bek senior Nicolas Otamendi menjadi sorotan tajam setelah aksinya terhadap Vinícius Júnior dalam laga play-off Liga Champions memancing kontroversi.
Atmosfer panas dari leg pertama babak play-off antara Benfica dan Real Madrid pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB rupanya belum benar-benar mereda. Ketegangan di atas lapangan berlanjut hingga memunculkan perdebatan di luar pertandingan.
Insiden bermula di penghujung laga ketika situasi sepak pojok terjadi. Dalam momen tersebut, Otamendi terlihat memperlihatkan tato bergambar trofi Piala Dunia kepada Vinicius. Tato itu menampilkan sosok Lionel Messi tengah mencium trofi Piala Dunia 2022.
Aksi tersebut dinilai banyak pihak sebagai bentuk sindiran atau provokasi. Pasalnya, Vinicius hingga kini belum pernah meraih gelar Piala Dunia bersama tim nasional Brasil.
Reaksi keras datang dari mantan gelandang Real Madrid, Wesley Sneijder. Pria yang memperkuat Los Blancos pada periode 2007–2009 itu secara terbuka mengkritik tindakan Otamendi.
Sneijder bahkan menyebut keberhasilan Otamendi mengangkat trofi Piala Dunia bersama Argentina lebih banyak ditentukan oleh kontribusi Messi. Menurutnya, peran bek berusia 38 tahun tersebut tidak sebesar dampak yang diberikan La Pulga sepanjang turnamen di Qatar.
Pernyataan itu pun memicu diskusi luas di kalangan penggemar sepak bola, terutama terkait etika pemain di lapangan dan bagaimana rivalitas klub bisa merembet menjadi sentimen personal antarindividu.



