LIGA ITALIA

Ambisi Juara AC Milan Tersendat Usai Tumbang dari Parma

43
×

Ambisi Juara AC Milan Tersendat Usai Tumbang dari Parma

Share this article

Rekor Tak Terkalahkan Milan Akhirnya Terhenti

Ambisi Juara AC Milan Tersendat Usai Tumbang dari Parma
Ambisi Juara AC Milan Tersendat Usai Tumbang dari Parma

Handicap.co.idBandung –  Langkah AC Milan dalam perburuan gelar Serie A musim ini mendapat pukulan besar setelah kalah tipis 0-1 dari Parma di San Siro. Hasil tersebut bukan hanya merugikan secara poin, tetapi juga mengakhiri rentetan 24 laga tanpa kekalahan yang sebelumnya menjadi fondasi kepercayaan diri Rossoneri.

Kekalahan ini membuat tim asuhan Massimiliano Allegri semakin tertinggal dari pemuncak klasemen, Inter Milan, dengan selisih 10 poin — jarak yang kini terasa sangat sulit untuk dikejar dalam perebutan Scudetto.


Kendala Sejak Awal: Absensi Pelatih hingga Cedera Pemain

Sebelum pertandingan dimulai, Milan sudah menghadapi situasi yang kurang ideal. Allegri tidak dapat mendampingi tim dari pinggir lapangan akibat sanksi usai kartu merah saat melawan Como.

Masalah bertambah ketika bek Matteo Gabbia mengalami cedera saat pemanasan dan harus digantikan secara mendadak.

Belum lama laga berjalan, Milan kembali kehilangan pemain penting. Ruben Loftus-Cheek harus ditarik keluar setelah benturan keras dengan kiper Parma, Edoardo Corvi.

Meski mendominasi penguasaan bola, efektivitas Milan di lini depan tidak maksimal. Christian Pulisic sempat menciptakan peluang berbahaya, namun gagal memanfaatkannya. Nasib sial juga menimpa Rafael Leao ketika tendangan akrobatiknya hanya mengenai tiang gawang.


Gol Kontroversial Penentu Kekalahan

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-80 lewat situasi bola mati. Sundulan dari skema sepak pojok berhasil menjebol gawang yang dijaga Mike Maignan.

Wasit sempat menganulir gol tersebut karena dugaan pelanggaran terhadap kiper Milan. Namun setelah peninjauan VAR, keputusan berubah dan gol disahkan karena tidak ditemukan kontak ilegal.

Asisten pelatih Marco Landucci yang memimpin tim di sisi lapangan mengungkapkan kekecewaan besar atas hasil tersebut, seraya menyebut pertandingan ini dipenuhi kesialan.

Baca Juga  Bodo/Glimt Kembali Tunjukkan Taring, Raksasa Eropa Jadi Korban

Selain kehilangan momentum, Milan juga harus menerima kenyataan bahwa Loftus-Cheek mengalami luka serius di wajah serta kerusakan gigi akibat benturan di awal pertandingan.


Peluang Juara Kian Menipis

Kekalahan ini terasa menyakitkan mengingat Milan sebelumnya tampil konsisten dengan rekor mencetak gol dalam 19 laga beruntun. Namun solidnya pertahanan Parma mampu meredam dominasi tuan rumah.

Hasil ini juga melanjutkan tren inkonsistensi Milan saat menghadapi tim non-unggulan, setelah sebelumnya gagal menang melawan beberapa tim papan tengah.

Dengan selisih poin yang melebar dari Inter, fokus Milan kini mulai bergeser. Target realistis yang dikejar adalah mengamankan posisi empat besar demi tiket Liga Champions musim depan.

Ancaman dari pesaing seperti Atalanta membuat Milan harus segera bangkit dan kembali mengumpulkan poin di laga-laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *