BRI SUPER LEAGUE

Koneksi Trisula Afrika Mengangkat Performa Bhayangkara FC di Putaran Kedua BRI Super League

126
×

Koneksi Trisula Afrika Mengangkat Performa Bhayangkara FC di Putaran Kedua BRI Super League

Share this article

Rekrutan anyar asal Afrika menjadi motor kebangkitan The Guardian of Saburai dalam perburuan poin tandang

Perlahan Tapi Pasti, Bhayangkara FC Mulai Bangkit
Perlahan Tapi Pasti, Bhayangkara FC Mulai Bangkit

Handicap.co.id, Bandung – Bhayangkara FC tampil menggila pada paruh kedua BRI Super League musim ini. Lonjakan performa tim berjuluk The Guardian of Saburai tak lepas dari kebijakan transfer yang tepat sasaran pada bursa tengah musim.

Tiga pemain dengan latar belakang Afrika langsung memberi warna baru pada permainan tim, yakni Moussa Sidibe (Mali), Henry Doumbia (Pantai Gading), dan Privat Mbarga. Nama terakhir sejatinya lahir dan dibesarkan di Kamerun sebelum resmi memperkuat Myanmar.

Kehadiran mereka membuat Bhayangkara FC berubah menjadi salah satu tim dengan catatan tandang terbaik. Dari lima laga terakhir di luar kandang, mereka hanya sekali tumbang saat takluk 1-2 dari Borneo FC di Lampung. Selebihnya, tim asuhan Paul Munster sukses mengoleksi 10 poin.

Persita mampu menahan imbang Bhayangkara FC 1-1 di Tangerang. Namun Malut United dan Persebaya dipaksa menyerah dengan skor identik 1-2. Puncaknya, Wahyu Subo Seto dan kawan-kawan menunjukkan mental baja saat menaklukkan Persik 4-3 di Kediri.

Kontribusi Nyata Trio Afrika

Menariknya, seluruh 10 gol yang dicetak Bhayangkara FC dalam periode tersebut berasal dari kontribusi ketiga pemain anyar. Moussa Sidibe dan Henry Doumbia masing-masing menyumbang dua gol, sedangkan Privat Mbarga mengoleksi tiga gol.

Sebelumnya, ketiganya sempat kesulitan bersinar di klub lama. Moussa Sidibe hanya tampil dua kali tanpa gol bersama Johor Darul Ta’zim di Liga Super Malaysia. Namun di Bhayangkara FC, winger lincah itu langsung menjadi pembeda dengan tambahan tiga assist.

Henry Doumbia yang direkrut dari PDRM juga menunjukkan peningkatan. Mantan striker El Ettihad di Liga Arab Saudi tersebut mencatat dua gol dan satu assist, jauh lebih efektif dibanding catatannya di klub sebelumnya.

Baca Juga  Duel Klasik Persib vs Persija di BRI Super League 2025/2026 Dipimpin Pengadil Asal Korea Selatan

Privat Mbarga Paling Bersinar

Privat Mbarga tampil sebagai sosok paling konsisten. Berstatus pemain pinjaman dari Persis Solo, ia sudah mengemas tiga gol dan dua assist sejak berseragam Bhayangkara FC. Kecepatan dan kecerdasannya dalam membaca ruang membuat lini serang tim semakin variatif.

Paul Munster mengaku puas dengan cepatnya adaptasi para pemain barunya. Menurutnya, kolaborasi Sidibe, Doumbia, dan Mbarga menghadirkan kombinasi kecepatan serta fleksibilitas yang sulit diantisipasi lawan.

“Adaptasi pemain baru sangat memengaruhi performa tim di putaran kedua. Mereka seperti sudah lama menjadi bagian dari Bhayangkara FC,” ujar Munster.

Pengakuan dari Lawan

Pujian tak hanya datang dari internal tim. Pelatih Persik, Marcos Reina, mengakui kekuatan Bhayangkara FC bertumpu pada tiga pemain anyar tersebut, meski akhirnya timnya harus menerima kekalahan.

Hal senada disampaikan pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, yang akan menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-23.

“Bhayangkara FC adalah tim yang solid. Mereka merekrut pemain berkualitas dari luar negeri, dan dampaknya sangat besar terhadap prestasi mereka di putaran kedua,” tutur Antonic.

Dengan kontribusi nyata trisula Afrika, Bhayangkara FC kini menjadi salah satu ancaman serius dalam persaingan papan atas, terutama saat bermain di kandang lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *