Handicap.co.id, Bandung – Keputusan Mike Maignan memperpanjang masa baktinya bersama AC Milan ternyata menyimpan cerita menarik. Sebelum resmi meneken kontrak baru di San Siro, penjaga gawang asal Prancis itu diketahui sempat menolak tawaran menggiurkan dari Juventus.
Informasi tersebut diungkapkan jurnalis transfer Italia, Matteo Moretto, seperti dikutip dari Football Italia, Senin (23/2/2026). Juventus disebut telah membuka komunikasi dengan pihak Maignan pada akhir 2025 guna menjajaki peluang merekrutnya secara gratis pada bursa musim panas 2026.
Dalam periode November hingga Desember 2025, manajemen Juventus menghubungi perwakilan sang kiper. Klub asal Turin itu bahkan siap menawarkan gaji yang sedikit lebih tinggi dibandingkan yang ia terima di Milan saat itu.
Meski demikian, Maignan tidak tergesa-gesa menentukan sikap. Ia menegaskan prioritasnya tetap bertahan di Milan. Sikap tersebut kemudian diwujudkan dengan menandatangani kontrak baru bersama Rossoneri hingga 2031.
Perpanjangan kontrak itu diumumkan secara resmi pada 31 Januari 2026. Dalam kesepakatan baru tersebut, gaji Maignan dilaporkan naik dua kali lipat menjadi 5 juta euro per tahun atau sekitar Rp 99,36 miliar.
“AC Milan dengan senang hati mengumumkan perpanjangan kontrak Mike Maignan sampai 30 Juni 2031,” demikian pernyataan resmi klub.
Minat dari Bayern Munchen dan Chelsea
Moretto juga menjelaskan bahwa secara teknis kontrak baru Maignan berdurasi hingga 2030, dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan yang sepenuhnya berada di tangan AC Milan.
Selain Juventus, Maignan sempat menarik perhatian klub besar Eropa lain. Bayern Munchen diketahui pernah menghubunginya pada periode September hingga Oktober, meski langkah itu tidak berlanjut. Sementara itu, Chelsea juga dikabarkan melakukan pembicaraan pada bursa transfer musim panas lalu.
Situasi Penjaga Gawang Juventus
Di sisi lain, Juventus masih berada dalam dilema terkait posisi penjaga gawang. Penampilan Michele Di Gregorio belakangan mendapat sorotan tajam setelah kebobolan 13 gol musim ini dari tembakan pertama tepat sasaran lawan.
Kiper pelapis, Mattia Perin, sejatinya hampir kembali ke Genoa pada Januari 2026. Namun, transfer tersebut batal akibat perbedaan nilai yang diminta Juventus dan tawaran yang diajukan Genoa. Perin akhirnya bertahan hingga akhir musim, tetapi menurut Moretto, peluang kepergiannya tetap terbuka setelah kompetisi berakhir.
Dengan situasi tersebut, kegagalan Juventus mendapatkan Maignan bisa menjadi penyesalan tersendiri, mengingat sang kiper memilih loyal kepada AC Milan meski mendapat godaan besar dari rival domestik.
Sumber: Football Italia











