Handicap.id,Jakarta -Sassuolo harus menelan pil pahit saat menghadapi Juventus pada lanjutan Liga Italia Serie A 2025-2026. Bertanding dengan ambisi mencuri poin, Neroverdi justru dibantai 3-0 oleh Bianconeri dalam laga yang berlangsung dominan bagi tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi sorotan besar, terutama karena Sassuolo tampil di bawah performa terbaiknya. Usai laga, pelatih Fabio Grosso tidak menutupi kekecewaannya dan menegaskan bahwa timnya wajib segera bangkit.
Juventus Terlalu Tangguh untuk Sassuolo
Sejak menit awal, Juventus langsung menekan pertahanan Sassuolo. Intensitas tinggi dan penguasaan bola membuat Sassuolo kesulitan keluar dari tekanan. Gol pembuka Juventus hadir di babak pertama dan menjadi titik awal runtuhnya mental tim tamu.
Memasuki babak kedua, dominasi Juventus semakin terlihat. Dua gol tambahan tercipta berkat efektivitas lini depan serta lemahnya koordinasi pertahanan Sassuolo. Skor 3-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Fabio Grosso Akui Kekalahan Menyakitkan
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengakui bahwa kekalahan dari Juventus sangat menyakitkan, terutama karena timnya gagal menjalankan rencana permainan.
“Kami menghadapi lawan yang sangat kuat. Namun cara kami kalah jelas tidak bisa diterima. Kami harus belajar dari pertandingan ini dan wajib bangkit di laga berikutnya,” ujar Grosso dalam konferensi pers.
Grosso juga menyoroti kurangnya agresivitas dan konsentrasi para pemainnya, terutama saat bertahan dari transisi cepat Juventus.
Posisi Sassuolo Kian Tertekan di Klasemen
Hasil ini membuat posisi Sassuolo di klasemen Liga Italia 2025-2026 semakin tertekan. Tambahan nol poin memperpanjang tren negatif mereka, sementara Juventus semakin kokoh di papan atas.
Sassuolo kini dituntut segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi taktik maupun mental pemain, agar tidak terus terpuruk dalam persaingan Serie A musim ini.
Laga Berikutnya Jadi Momen Kebangkitan
Dengan jadwal padat yang menanti, Fabio Grosso berharap timnya mampu menjadikan kekalahan dari Juventus sebagai titik balik. Laga selanjutnya disebut sebagai kesempatan emas untuk membuktikan karakter Sassuolo.
Jika tidak segera bangkit, Sassuolo berisiko terjebak dalam zona berbahaya dan menghadapi musim yang semakin sulit di Liga Italia 2025-2026.











