Handicap.co.id, Jambi Sorotan tajam datang dari media Italia terhadap akun resmi Liga Italia berbahasa Indonesia setelah pertandingan panas antara Inter Milan dan Juventus. Laporan tersebut diangkat oleh Sportmediaset, yang menilai unggahan akun itu sebagai sebuah kekeliruan komunikasi.
Media yang berbasis di Cologno Monzese, wilayah metropolitan Milano, tersebut menyoroti konten dari akun X (sebelumnya Twitter) @SerieA_ID. Unggahan tersebut muncul tak lama setelah laga Derby d’Italia di Stadion San Siro berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 untuk Nerazzurri.
Beberapa menit selepas peluit panjang dibunyikan, akun tersebut mempublikasikan foto perayaan para pemain Inter, termasuk sang kapten, Lautaro Martinez. Dalam keterangan unggahan yang terbit pada Minggu (15/2/2026) pukul 05.41 WIB, tertulis kalimat yang mengisyaratkan dominasi Inter di puncak klasemen, lengkap dengan emoji bertema dingin.
Sekilas, tidak ada yang mencurigakan dari unggahan tersebut. Namun, warganet menemukan bahwa postingan itu telah mengalami perubahan. Dengan menelusuri fitur “last edited”, terlihat bahwa konten awal yang dipublikasikan sekitar pukul 05.15 WIB memuat teks berbeda yang dianggap bernada provokatif.
Versi pertama unggahan itu menggunakan kalimat yang dinilai tidak pantas untuk akun resmi kompetisi, disertai emoji yang mengesankan sindiran. Tak heran, konten awal tersebut langsung memicu reaksi keras dan membuat akun Serie A versi Indonesia dituding berpihak kepada Inter.
Perubahan cepat yang dilakukan setengah jam kemudian tidak sepenuhnya meredam kritik. Media Italia pun menganggap insiden ini sebagai blunder komunikasi yang seharusnya bisa dihindari oleh pengelola akun resmi liga sekelas Serie A.
Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa setiap unggahan dari akun resmi liga memiliki dampak luas, terlebih dalam konteks rivalitas klasik seperti Derby d’Italia yang selalu sarat tensi dan emosi.

