LIGA ITALIA

Allegri Enggan Bicara Scudetto: Saya Hanya Menyaksikan Persaingan Inter dan Napoli

14
×

Allegri Enggan Bicara Scudetto: Saya Hanya Menyaksikan Persaingan Inter dan Napoli

Share this article

Allegri Tetap Rendah Hati Meski Milan Dekat Puncak, Fokus Tim pada Konsistensi dan Mental Pemain

Pelatih AC Milan Memilih Menonton Duel Inter vs Napoli dan Menekankan Kestabilan Timnya
Pelatih AC Milan Memilih Menonton Duel Inter vs Napoli dan Menekankan Kestabilan Timnya

handicap.co.id, Jakarta – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memilih menahan diri dalam membahas peluang juara Serie A musim ini. Meski timnya berada di posisi teratas papan persaingan, Allegri tetap menilai Inter Milan dan Napoli sebagai dua kandidat paling kuat untuk mengangkat trofi Scudetto.

Saat ini, Milan menempati peringkat kedua klasemen sementara Serie A. Rossoneri hanya tertinggal satu poin dari Inter yang memimpin klasemen, sekaligus unggul tipis satu angka atas Napoli di posisi ketiga. Kendati demikian, situasi tersebut belum cukup untuk mengubah pandangan Allegri terkait peta persaingan gelar.

Menurut pelatih asal Italia itu, konsistensi yang ditunjukkan Inter dan Napoli sejak awal musim masih menjadi tolok ukur utama. Terlebih, kedua tim dijadwalkan saling berhadapan dalam laga penting yang akan digelar di San Siro pada akhir pekan ini, duel yang diyakini bisa sangat memengaruhi jalannya perebutan Scudetto.

Di tengah ketatnya persaingan, Allegri justru menilai Milan berada dalam posisi yang relatif nyaman. Ia menegaskan fokus timnya adalah menjaga kestabilan performa dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, bukan larut dalam euforia perburuan gelar terlalu dini.

Allegri: Saya Hanya Menonton dari Sisi Luar

Allegri Santai Menyikapi Persaingan Serie A, Fokus Rossoneri Tetap pada Setiap Laga
Allegri Santai Menyikapi Persaingan Serie A, Fokus Rossoneri Tetap pada Setiap Laga

Dalam konferensi pers jelang laga, Allegri sempat mendapat pertanyaan ringan dari wartawan yang memintanya memberi label “yang baik, yang buruk, dan yang jelek” kepada dirinya, Cristian Chivu, dan Antonio Conte.

Pelatih berusia 57 tahun itu menanggapi dengan santai dan senyum khasnya.

“Saya tidak tahu. Yang jelas, saat ini saya berada di posisi orang yang menonton duel,” kata Allegri.

Pada pekan yang sama, Napoli dijadwalkan menjamu Hellas Verona, sementara Inter akan melakoni laga tandang ke markas Parma. Puncaknya, dua rival utama dalam perburuan Scudetto itu akan saling berhadapan di San Siro pada Minggu mendatang.

Baca Juga  Kemenangan krusial Nerazzurri memutus rekor buruk saat menghadapi Bologna dan mempertegas kematangan tim asuhan Simone Inzaghi

Statistik dan Perhitungan Perebutan Gelar

Milan di Posisi Kedua, Allegri Tegaskan Rival Utama Scudetto Masih Inter dan Napoli
Milan di Posisi Kedua, Allegri Tegaskan Rival Utama Scudetto Masih Inter dan Napoli

Dari sisi statistik, Inter dan Napoli sama-sama sudah menelan empat kekalahan di Serie A musim ini. Milan justru tampil lebih stabil dengan hanya satu kali kalah dan sedang menjalani rekor 16 pertandingan liga tanpa kekalahan.

Menariknya, Inter mencatatkan rekor unik karena belum sekalipun meraih hasil imbang musim ini. Nerazzurri mengoleksi 13 kemenangan dan empat kekalahan.

“Secara angka, ini terlihat seperti anomali. Namun dalam satu musim penuh, biasanya statistik akan menemukan keseimbangannya sendiri,” ujar Allegri.

Ia juga memprediksi bahwa persaingan gelar akan berlangsung hingga akhir musim.

“Saya rasa sulit ada tim yang menyelesaikan musim tanpa hasil imbang, meski itu tetap mungkin terjadi. Menurut saya, Scudetto akan ditentukan di kisaran 86 hingga 88 poin, dan hasil head to head juga akan sangat berpengaruh,” tambahnya.

Menjawab Kritik atas Gaya Bermain Milan

Gaya Bermain Milan Dikritik, Allegri Fokus pada Mental dan Performa Konsisten Pemain
Gaya Bermain Milan Dikritik, Allegri Fokus pada Mental dan Performa Konsisten Pemain

Meski performa Milan terbilang impresif, kritik terhadap gaya bermain Allegri masih kerap muncul. Sebagian pihak menilai Rossoneri terlalu defensif, terutama karena Milan sering mencetak gol dari peluang pertama. Musim ini, Milan tercatat sudah 12 kali mencetak gol dari tembakan tepat sasaran pertama.

Menanggapi kritik tersebut, Allegri memilih bersikap terbuka.

“Kritik itu bagus jika disampaikan dengan cara yang benar. Kritik bisa menjadi stimulus. Tidak ada seorang pun yang memegang kebenaran mutlak, dan tentu saja bukan saya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kekuatan utama Milan terletak pada mentalitas para pemain dalam keseharian mereka di sesi latihan.

“Kekuatan tim ini adalah keinginan para pemain untuk terus berkembang setiap hari. Kami sempat kebobolan cukup banyak gol dari Pisa, Cremonese, Sassuolo, Torino, dan Parma. Ada fase di mana konsentrasi kami menurun. Mudah-mudahan pada laga berikutnya kami bisa menunjukkan konsistensi,” jelas Allegri.

Baca Juga  Sassuolo Datang Tanpa Beban, Jay Idzes dan Rekan-Rekan Siap Uji Konsistensi Bianconeri di Serie A

AC Milan dijadwalkan menjamu Genoa di San Siro pada Kamis mendatang. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk mempertahankan tren positif sekaligus terus memberi tekanan kepada Inter dan Napoli dalam perburuan Scudetto Serie A musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *