handicap.co.id,jakarta – Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh Anthony Gordon saat membawa Newcastle United meraih kemenangan telak atas Qarabag FK dalam leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions UEFA.
Bermain di Stadion Republik Tofig Bahramov, Newcastle tampil dominan dan mencatat kemenangan terbesar mereka di kompetisi ini. Empat gol dari Gordon menjadi sorotan utama dalam pertandingan yang memperlihatkan perbedaan kualitas yang mencolok antara kedua tim.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, sebelumnya menyatakan keinginannya menjadikan momen ini sebagai sejarah bagi klub — dan timnya berhasil mewujudkannya lewat performa menyerang yang sangat efektif.
Newcastle Tampil Superior Sejak Awal
Gordon langsung membuka keunggulan hanya dua menit setelah kickoff. Ia memanfaatkan umpan terobosan dari Dan Burn dan dengan tenang menaklukkan kiper Mateusz Kochalski.
Tekanan Newcastle terus berlanjut. Umpan silang Kieran Trippier kemudian berhasil diselesaikan oleh Malick Thiaw melalui sundulan, menggandakan keunggulan tim tamu.
Qarabag yang sebelumnya mampu menahan imbang Chelsea dan meraih kemenangan atas beberapa klub Eropa lainnya, tampak kesulitan menghadapi intensitas permainan Newcastle.
Gordon Tak Terbendung
Newcastle mendapatkan penalti pertama setelah tembakan Harvey Barnes mengenai tangan Matheus Silva di kotak terlarang. Setelah peninjauan VAR oleh wasit Espen Eskas, Gordon sukses mengeksekusi penalti tersebut meski Kochalski sempat menyentuh bola.
Tak lama kemudian, Gordon mencetak gol ketiganya melalui tendangan bebas setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Qarabag.
Sebelum babak pertama berakhir, Gordon kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui penalti kedua setelah ia dijatuhkan di kotak penalti. Eksekusi kerasnya memastikan hat-trick — sebelum akhirnya ia melengkapi empat gol pada malam itu.
Qarabag Bangkit, Newcastle Tetap Menguasai
Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua melalui gol Elvin Cafarquliyev dari sudut sempit.
Namun, Newcastle kembali menjauh setelah pemain pengganti Jacob Murphy mencetak gol jarak jauh yang berbelok arah usai mengenai pemain lawan.
Dengan hasil ini, Newcastle membawa keunggulan besar menuju leg kedua di St James’ Park.
Analisis: Mentalitas Tajam Gordon
Performa Gordon mencerminkan naluri menyerang yang tanpa kompromi.
Ia bahkan tetap mengambil penalti keempat meski sudah mencetak hat-trick — keputusan yang sempat memicu reaksi dari kapten pengganti Kieran Trippier saat jeda pertandingan.
Newcastle sebenarnya berpeluang mencetak lebih banyak gol. Mereka mencatatkan 22 tembakan, dengan 14 di antaranya tepat sasaran serta puluhan sentuhan di area penalti lawan.
Dengan keunggulan besar, Howe kini memiliki fleksibilitas untuk melakukan rotasi pemain pada leg kedua.
Namun satu hal yang pasti: Gordon tampaknya belum puas dan masih berambisi menambah koleksi golnya di kompetisi musim ini.










