Handicap.co.id, Medan – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memilih bersikap terbuka setelah timnya menelan kekalahan dari Osasuna pada laga yang digelar dini hari tadi. Ia tidak mencari alasan atas hasil tersebut dan mengakui bahwa performa timnya memang belum memenuhi standar.
Pada pekan ke-25 La Liga musim 2025/2026, Real Madrid bertandang untuk menghadapi Osasuna dengan misi mempertahankan posisi di puncak klasemen. Namun alih-alih membawa pulang poin penuh, Los Blancos justru harus menerima kekalahan 1-2 dari tuan rumah.
Hasil tersebut membuat Madrid gagal menambah angka dalam perburuan gelar, dan tiga poin yang diharapkan pun lepas begitu saja.
Akui Performa di Bawah Standar
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Arbeloa secara jujur mengakui timnya tidak tampil sebaik Osasuna. Menurutnya, efektivitas permainan tuan rumah menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.
Ia menilai Osasuna mampu memaksimalkan peluang yang dimiliki. Meski tidak banyak menciptakan kesempatan, mereka tampil klinis di depan gawang. Sementara itu, Real Madrid dinilai kurang menunjukkan kualitas dan intensitas permainan seperti biasanya.
Arbeloa juga menyebut bahwa timnya seharusnya bisa bermain dengan level yang lebih tinggi, baik dari sisi penguasaan permainan maupun agresivitas.
Jadwal Padat Bukan Pembenaran
Terkait jadwal pertandingan yang padat, Arbeloa menolak menjadikannya sebagai dalih. Ia menegaskan bahwa klub sebesar Real Madrid sudah terbiasa menjalani dua pertandingan dalam sepekan.
Menurutnya, tekanan dan tantangan bermain di laga tandang memang selalu ada, terlebih ketika menghadapi tim yang tampil disiplin seperti Osasuna. Namun, situasi tersebut bukan sesuatu yang baru bagi skuad Los Blancos.
Arbeloa menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan memperbaiki performa agar tidak kembali kehilangan poin penting dalam persaingan di papan atas klasemen.




