Handicap.co.id, Bandung – Arema FC berhasil mengamankan kemenangan tipis pada laga pekan ke-19 BRI Super League, Senin (2/2/2026). Bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, tim asuhan Marcos Santos menundukkan Persijap Jepara dengan skor 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak Hansamu Yama pada menit ke-36.
Meski lawan berada di papan bawah klasemen, Arema tidak mendapat kemenangan dengan mudah. Persijap tampil disiplin dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan tuan rumah. Bahkan gawang Singo Edan yang dijaga Adi Satryo sempat kemasukan dua gol, namun kedua gol tersebut dianulir oleh wasit karena pelanggaran.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai timnya pantas meraih tiga poin berkat perjuangan pemain sepanjang pertandingan. Ia juga menyoroti proses adaptasi pemain baru yang masih berjalan.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Persiapan kami tidak mudah karena banyak pemain baru yang masih menyesuaikan diri. Namun, hasil ini sangat penting bagi tim,” ujar Marcos.
Beberapa rekrutan anyar seperti Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius, Hansamu Yama, dan Rio Fahmi mulai menunjukkan kontribusi positif, meskipun belum sepenuhnya menyatu dengan permainan tim.
Kemenangan untuk Almarhum Kuncoro
Tiga poin yang diraih di Stadion Kanjuruhan dipersembahkan khusus untuk mendiang Kuncoro, asisten pelatih Arema FC yang wafat pada 18 Januari 2026.
“Kemenangan ini kami dedikasikan untuk almarhum Kuncoro. Kami masih merasakan kehilangan yang besar. Selain itu, hasil ini juga untuk Aremania yang selalu memberi dukungan,” tutur Marcos.
Sebelum laga dimulai, Arema menggelar penghormatan kepada mendiang Kuncoro dengan mengheningkan cipta selama satu menit. Di tribun, suporter membentangkan bendera besar bergambar Kuncoro. Sejumlah pemain dan ofisial tampak tak kuasa menahan haru, termasuk dua asisten pelatih Siswantoro dan Claudio de Jesus.
Percaya Diri Performa Akan Terus Membaik
Pada awal pertandingan, Arema terlihat belum menemukan ritme permainan. Aliran bola yang dibangun Julian Guevara dan rekan-rekan sering terhenti, sehingga peluang berbahaya jarang tercipta di 20 menit pertama.
Situasi berubah setelah kehadiran dua pemain pinjaman dari Persija Jakarta, Rio Fahmi dan Hansamu Yama, mulai memberi warna pada serangan. Gol kemenangan lahir dari kerja sama keduanya, ketika tembakan jarak jauh Rio dibelokkan Hansamu dan berujung di gawang Persijap.
Rio Fahmi terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Selain aktif membantu pertahanan, ia juga rajin mengirim umpan silang yang kerap merepotkan barisan belakang Persijap. Sayangnya, peluang tambahan yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol oleh lini depan Arema.
Dengan kemenangan ini, Arema FC optimistis performa tim akan terus meningkat seiring proses adaptasi pemain baru yang semakin matang.