handicap.co.id, Jakarta – Pelatih Austin FC, Nico Estevez, menilai timnya akan menghadapi tantangan yang tidak mudah saat melawat ke kandang Real Salt Lake dalam lanjutan kompetisi MLS pada Minggu (15/03) WIB.
Skuad Austin FC dijadwalkan bermain di America First Field, markas Real Salt Lake, yang tengah berada dalam performa positif. Tim tuan rumah berhasil meraih dua kemenangan beruntun di MLS, yakni saat menundukkan Atlanta United dengan skor 3-2 serta mengalahkan Seattle Sounders 2-1.
Menjelang pertandingan tersebut, Estevez mengaku telah mempelajari performa timnya dari tiga laga awal musim. Ia menilai Austin FC memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan, bahkan saat bermain di kandang lawan.
Saat dimintai pendapat mengenai performa Real Salt Lake musim ini, Estevez menyebut tim tersebut memiliki banyak pemain muda berkualitas yang mampu beradaptasi dengan baik dalam sistem permainan mereka.
“Saya melihat mereka memiliki banyak pemain muda yang berbakat. Para pemain itu mampu menyesuaikan diri dengan sangat baik dalam sistem yang diterapkan tim,” ujar Estevez.
Ia juga menambahkan bahwa permainan Real Salt Lake terlihat solid di awal musim. Selain itu, aktivitas mereka di bursa transfer juga dinilai cukup tepat dalam memperkuat tim selama jeda kompetisi.
Di sisi lain, Austin FC mengawali musim dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Minnesota United. Setelah itu, mereka berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas DC United. Namun, pada laga tandang pertama musim ini, Austin harus menelan kekalahan 1-3 saat menghadapi Charlotte FC.
Estevez pun mengakui bahwa menghadapi Real Salt Lake di kandang mereka bukanlah tugas mudah bagi tim mana pun di kompetisi MLS.
“Pertandingan ini pasti akan berjalan sulit. Real Salt Lake selalu menjadi lawan yang tangguh di liga ini, terlebih ketika bermain di kandang sendiri,” lanjutnya.
Ia menilai America First Field merupakan stadion yang kerap menyulitkan tim tamu untuk meraih hasil positif. Meski demikian, Estevez tetap optimistis timnya mampu tampil kompetitif dalam pertandingan tersebut.
Menurutnya, performa Austin FC dalam dua laga kandang musim ini serta penampilan mereka saat bermain dengan 10 pemain melawan Charlotte menunjukkan bahwa timnya memiliki mental untuk bersaing, termasuk ketika bermain di laga tandang.











