Handicap,Jakarta -Crystal Palace dilaporkan sempat mengajukan proposal transfer yang cukup mengejutkan pada bursa transfer musim panas ini. Klub Premier League tersebut disebut meminta Jonathan David sebagai bagian dari skema pelepasan Jean-Philippe Mateta. Namun, proposal itu langsung ditolak Juventus, yang menilai permintaan Palace tidak masuk akal dari sisi teknis maupun finansial.
Kabar ini menambah panas dinamika bursa transfer Eropa, terutama karena ketiga pihak—Crystal Palace, Juventus, dan Jonathan David—sama-sama memiliki agenda berbeda dalam menyusun skuad untuk musim depan.
Crystal Palace Cari Nilai Tukar Tinggi untuk Mateta
Jean-Philippe Mateta menjadi salah satu aset paling menarik milik Crystal Palace dalam dua musim terakhir. Penyerang asal Prancis tersebut menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari sisi ketajaman dan kontribusi fisik di lini depan.
Palace menilai Mateta kini berada di puncak nilai pasarnya, sehingga mereka ingin memaksimalkan potensi keuntungan jika sang striker dilepas. Dalam laporan yang beredar, Palace tidak hanya menginginkan uang tunai, tetapi juga pemain kelas atas sebagai bagian dari kesepakatan.
Nama Jonathan David kemudian muncul sebagai target utama yang diminta Palace, mengingat kualitas, usia, dan konsistensi sang striker di level Eropa.
Jonathan David Dinilai Cocok dengan Premier League
Jonathan David tampil impresif bersama klubnya dalam beberapa musim terakhir. Penyerang asal Kanada itu dikenal memiliki:
- Pergerakan tanpa bola yang cerdas
- Penyelesaian akhir yang klinis
- Fleksibilitas bermain sebagai striker tunggal maupun second striker
Crystal Palace menilai Jonathan David sangat cocok dengan karakter Premier League yang mengandalkan intensitas dan kecepatan. Selain itu, usia Jonathan David yang masih relatif muda membuatnya dianggap sebagai investasi jangka panjang yang ideal.
Namun, permintaan tersebut justru memicu reaksi keras dari Juventus.
Juventus Langsung Menolak Proposal Crystal Palace
Juventus dikabarkan menolak mentah-mentah permintaan Crystal Palace yang ingin memasukkan Jonathan David dalam skema transfer Mateta. Manajemen Bianconeri menilai nilai kedua pemain tidak seimbang, baik dari segi kontribusi di level Eropa maupun potensi jangka panjang.
Bagi Juventus, Jonathan David adalah salah satu opsi penting dalam rencana peremajaan lini serang. Klub asal Turin itu tidak ingin melepas pemain dengan profil usia emas hanya demi mendapatkan Mateta, yang dinilai memiliki gaya bermain kurang cocok dengan filosofi Juventus.
Pertimbangan Finansial Jadi Faktor Utama
Selain alasan teknis, faktor finansial juga menjadi penyebab utama penolakan Juventus. Jonathan David memiliki nilai pasar yang lebih tinggi serta potensi resale value yang jauh lebih besar dibanding Mateta.
Juventus disebut hanya terbuka pada:
- Transfer tunai murni
- Atau pertukaran dengan pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan tim
Sementara Mateta, meski dinilai solid di Premier League, dianggap bukan solusi utama untuk kebutuhan lini depan Juventus yang menargetkan konsistensi di Serie A dan kompetisi Eropa.
Crystal Palace Masih Bertahan dengan Sikapnya
Di sisi lain, Crystal Palace belum menunjukkan tanda-tanda ingin menurunkan tuntutan. Klub London tersebut merasa posisi mereka cukup kuat karena Mateta masih terikat kontrak dan tidak berada dalam tekanan untuk segera menjual.
Palace diyakini akan:
- Menunggu tawaran yang lebih realistis
- Atau membuka opsi penjualan Mateta ke klub Premier League lain
Permintaan Jonathan David dinilai sebagai bentuk strategi negosiasi awal, meski peluang terealisasinya kini semakin kecil setelah penolakan Juventus.
Masa Depan Mateta Masih Abu-Abu
Dengan Juventus menolak proposal tersebut, masa depan Jean-Philippe Mateta masih belum jelas. Beberapa klub Premier League dikabarkan memantau situasi sang striker, terutama tim yang membutuhkan target man dengan kekuatan fisik dan pengalaman liga Inggris.
Sementara itu, Jonathan David dipastikan tetap menjadi bagian penting dari rencana Juventus, setidaknya untuk saat ini. Klub asal Italia tersebut tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang bisa merugikan proyek jangka panjang mereka.
Kesimpulan
Isu Crystal Palace minta Jonathan David untuk Mateta menjadi salah satu rumor transfer paling menarik pekan ini. Namun dengan Juventus menolak proposal tersebut, kesepakatan nyaris mustahil terwujud dalam waktu dekat.
Situasi ini menunjukkan bagaimana perbedaan valuasi pemain dan strategi klub kerap menjadi penghambat utama dalam negosiasi transfer. Bursa transfer masih panjang, dan kemungkinan munculnya skenario baru tetap terbuka—baik bagi Mateta, Jonathan David, maupun kedua klub yang terlibat.







