Handicap.co.id, Medan – Vitor Pereira memulai kiprahnya sebagai pelatih anyar Nottingham Forest dengan hasil luar biasa setelah timnya mencatat kemenangan meyakinkan di markas Fenerbahce pada leg pertama play-off fase gugur Liga Europa.
Sejak awal laga, Forest tampil dominan dan berhasil mencatat kemenangan tandang terbesar mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Hasil tersebut membuat Forest berada di posisi sangat menguntungkan untuk melaju ke babak 16 besar, di mana mereka berpotensi bertemu Midtjylland atau Real Betis pada leg kedua yang akan digelar di City Ground pada 26 Februari.
Murillo Buka Keunggulan
Bek tengah Murillo yang kembali tampil menunjukkan kepercayaan diri tinggi dengan membawa bola dari lini belakang hingga tengah sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu dihentikan kiper tuan rumah, Ederson.
Sepanjang babak pertama, permainan lebih banyak dikuasai Forest. Fenerbahce yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan.
Satu-satunya momen yang sempat memicu harapan tuan rumah datang dari peluang Talisca yang mengenai lengan Murillo. Namun, klaim penalti ditolak setelah tinjauan VAR.
Rekor Baru Igor Jesus
Forest terus menekan hingga akhirnya menambah keunggulan. Umpan akurat dari Morgan Gibbs-White berhasil disambut sundulan jarak dekat oleh Igor Jesus.
Gol tersebut menjadi yang ketujuh bagi Jesus di kompetisi ini sekaligus memecahkan rekor klub milik Garry Birtles untuk jumlah gol terbanyak dalam satu musim Eropa.
Forest tidak mengendurkan tekanan setelah jeda. Kombinasi apik kembali terjadi, kali ini Gibbs-White yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Jesus.
Analisis: Forest Tampil Lebih Solid
Pereira menjadi pelatih keempat Forest musim ini setelah menggantikan Sean Dyche.
Meski baru beberapa hari resmi menjabat, tim menunjukkan organisasi permainan yang jelas serta intensitas tinggi — bahkan melawan Fenerbahce yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 22 laga domestik musim ini.
Penampilan Murillo di lini belakang sangat kokoh, sementara Ibrahim Sangare dan Elliot Anderson memberi stabilitas di lini tengah.
Berbeda dengan hasil imbang tanpa gol melawan Wolverhampton Wanderers sebelumnya, lini serang Forest kali ini tampil tajam melalui kerja sama Jesus dan Gibbs-White.
Fokus Berikutnya
Dengan jadwal berat melawan Liverpool di liga domestik yang semakin dekat, Pereira tampaknya puas bisa mengistirahatkan beberapa pemain kunci lebih awal.
Kemenangan ini bukan hanya memberi keuntungan di Eropa, tetapi juga suntikan kepercayaan diri dalam perjuangan Forest menghindari degradasi di kompetisi domestik.










