Handicap.co.id, Medan – Paul Scholes mengaku kaget dan kecewa setelah unggahannya di media sosial terkait Michael Carrick menuai reaksi keras dari publik. Hal ini diungkapkan oleh mantan rekan setimnya, Nicky Butt.
Kontroversi muncul setelah kekalahan Manchester United dari Newcastle United pekan lalu. Dalam sebuah Instagram Story yang kemudian dihapus, Scholes menyoroti performa United dalam beberapa laga terakhir, meski tim tetap meraih hasil positif.
Dalam unggahannya, Scholes menyebut bahwa Carrick memiliki sesuatu yang “istimewa” karena tim tetap bisa menang meski menurutnya penampilan United kurang meyakinkan dalam empat pertandingan terakhir. Scholes juga menambahkan emoji dan menyinggung nama gelandang Newcastle, Sandro Tonali, yang membuat unggahan itu semakin menarik perhatian.
Penjelasan dari Nicky Butt
Butt, yang berbicara dalam sebuah podcast bersama Scholes, mengatakan bahwa komentar legenda United itu banyak disalahartikan oleh publik.
“Bagi orang yang tidak mengenal Scholes secara pribadi, komentar itu memang terdengar keras. Tapi maksudnya sebenarnya hanya ingin menyoroti bagaimana Carrick tetap bisa meraih kemenangan meski tim belum tampil maksimal,” ujar Butt dalam wawancara dengan Paddy Power.
Butt menambahkan bahwa keberuntungan juga kerap menjadi faktor penting dalam kesuksesan seorang manajer. “Keberuntungan adalah bagian besar dari kesuksesan manajer. Jika tidak beruntung, sulit untuk mencapai hasil. Scholes hanya menekankan bahwa Carrick tetap mampu mendapatkan hasil positif meski performa tim belum ideal,” jelasnya.
Scholes Terpukul oleh Reaksi Publik
Butt juga mengungkapkan bahwa Scholes merasa terkejut dengan besarnya respons publik terhadap unggahan tersebut.
“Dia berkata, ‘Saya benar-benar tidak percaya dengan reaksi yang muncul.’ Scholes merasa kaget sekaligus sedih,” kata Butt.
Menurut Butt, Scholes sangat menghormati Carrick, baik sebagai mantan rekan setim maupun sebagai pelatih. Bahkan, Scholes berharap Carrick bisa mendapatkan posisi manajer permanen di Manchester United.
Klarifikasi dan Kontak Langsung dengan Carrick
Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes memberi klarifikasi terkait polemik itu dan menegaskan tidak ada niat menyinggung Carrick. Ia bahkan menghubungi Carrick secara pribadi untuk menjelaskan maksud sebenarnya dari unggahannya.
“Saya mengirim pesan kepada Michael dan mengatakan bahwa saya sama sekali tidak berniat menyinggungnya,” ujar Scholes. Ia menambahkan bahwa Carrick tidak tersinggung dengan komentar tersebut, dan kesalahpahaman muncul karena publik menafsirkan pernyataannya berbeda.
Scholes menegaskan bahwa komentar itu hanya berkaitan dengan performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir, yang menurutnya belum maksimal, meskipun hasil pertandingan tetap positif. Ia juga mengutip pengalaman bersama mantan manajer legendaris United, Alex Ferguson, yang sering menekankan bahwa keberuntungan, termasuk keputusan wasit atau kartu merah, sering menjadi faktor penting dalam pertandingan.











