INDONESIA

Jay Idzes Tanggapi Minat Klub Lain: “Kami Datang untuk Berkembang di Sassuolo”

37
×

Jay Idzes Tanggapi Minat Klub Lain: “Kami Datang untuk Berkembang di Sassuolo”

Share this article

Bek Timnas Indonesia Jadi Pilar Sassuolo, Tarik Muharemovic Jadi Tandem Kokoh di Lini Belakang

Sassuolo, Pabrik Pemain Muda: Jay Idzes Nikmati Kesempatan Tampil dan Berkembang
Sassuolo, Pabrik Pemain Muda: Jay Idzes Nikmati Kesempatan Tampil dan Berkembang

handicap.co.id, Jakarta – Sassuolo yang diperkuat bintang Timnas Indonesia, Jay Idzes, menunjukkan performa menjanjikan di Serie A musim ini. Tim asuhan Fabio Grosso saat ini menempati posisi ke-11 dengan koleksi 23 poin, menegaskan status mereka sebagai tim promosi yang kompetitif.

Jay Idzes, yang bergabung dari Venezia pada awal musim, langsung menjadi tulang punggung lini belakang Sassuolo. Bersama Tarik Muharemovic, ia membentuk duet bek tengah yang tangguh dan sulit digoyahkan. Hingga pekan ke-19 Serie A 2025/2026, Jay sudah bermain dalam 18 laga beruntun dengan total 1.619 menit bermain, menegaskan posisinya sebagai starter utama.

Performa Meningkat, Jadi Incaran Klub Besar

Jay Idzes: Profesionalisme Sassuolo Bikin Pemain Muda Cepat Berkembang
Jay Idzes: Profesionalisme Sassuolo Bikin Pemain Muda Cepat Berkembang

Penampilan konsisten Jay membuat namanya mulai menarik perhatian klub-klub besar. AC Milan dikabarkan mengincarnya pada bulan lalu, seiring meningkatnya nilai pasar sang pemain. Tak hanya Jay, Tarik Muharemovic juga menjadi sorotan, dengan ketertarikan datang dari klub seperti Inter Milan dan bahkan tim Inggris, Bournemouth.

Sassuolo disebut siap melepas keduanya dalam paket senilai 40 juta euro, meningkat signifikan dibanding biaya awal saat didatangkan, yakni sekitar 10–11 juta euro.

Sassuolo: Pabrik Bakat Muda

Nilai Pasar Meroket, Jay Idzes dan Tarik Mulai Jadi Incaran Klub Top Eropa
Nilai Pasar Meroket, Jay Idzes dan Tarik Mulai Jadi Incaran Klub Top Eropa

Selain Jay dan Tarik, Sassuolo juga memiliki sejumlah pemain muda berbakat lain, seperti Aster Vranckx, Cristian Volpato, dan Ismael Kone, yang tampil menjanjikan musim ini.

Dalam wawancara terbaru dengan penggiat sepak bola Indonesia, Hanif Thamrin, Jay menyoroti profesionalisme Sassuolo. Ia menekankan peran direktur sepak bola dan manajemen klub dalam mengembangkan pemain muda.

“Mereka tahu pemain mana yang harus diambil dan bagaimana mengasah kemampuan kami. Ini membuat kami bisa berkembang dengan baik,” kata Jay Idzes.

Kenyamanan dan Kesempatan Berkembang

Jay Idzes mengaku merasa nyaman di Sassuolo karena klub memperhatikan kebutuhan pemain untuk berkembang. Kombinasi fasilitas modern dan kesempatan bermain bagi pemain muda membuat Sassuolo menjadi tempat ideal untuk mengasah kemampuan.

“Sassuolo bermain di level tertinggi dengan fasilitas bagus dan banyak pemain muda yang diberi kesempatan. Ini yang menarik banyak pemain untuk bergabung,” ujar Jay.

Ia menambahkan, klub memberikan peluang bagi pemain untuk berkembang dan menunjukkan kualitas mereka di lapangan.

“Di sini, mindsetnya jelas: datang, bermain, berkembang, lalu dijual kembali. Kami harus membayar kepercayaan itu dengan performa terbaik setiap hari,” lanjutnya.

Sassuolo memang dikenal sebagai klub yang melahirkan bintang-bintang Italia, termasuk Giacomo Raspadori dan Davide Frattesi, sehingga Jay merasa berada di jalur yang tepat untuk mengembangkan kariernya.

Baca Juga  John Herdman Datang untuk Timnas Indonesia, Bagaimana Kiprah Pelatih Asal Inggris Sebelumnya di Asia Tenggara?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *