Handicap.co.id, Bandung – Real Madrid kembali mendapat kabar kurang menyenangkan menjelang periode penentuan musim. Jude Bellingham terpaksa mengakhiri laga lebih cepat saat menghadapi Rayo Vallecano setelah merasakan nyeri pada bagian paha belakangnya.
Insiden tersebut terjadi di awal pertandingan. Baru berjalan delapan menit, Bellingham terjatuh tanpa kontak berarti dan segera memanggil tim medis. Setelah mendapat penanganan singkat di lapangan, ia langsung ditarik keluar dan berjalan menuju ruang ganti dengan raut wajah kecewa.
Situasi ini membuat kekhawatiran merebak, tidak hanya di internal Real Madrid tetapi juga di kubu Timnas Inggris. Gelandang berusia 22 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan cukup lama dan berpotensi absen dalam beberapa laga penting.
Unggahan Singkat yang Bermakna
Di tengah ketidakpastian soal kondisinya, Bellingham akhirnya memberikan sinyal kepada publik melalui akun media sosialnya. Ia mengunggah foto diri mengenakan masker oksigen sebagai tanda sedang menjalani pemulihan.
“Life goes on,” tulisnya singkat.
Tiga kata tersebut dianggap sebagai pesan ketenangan sekaligus optimisme bahwa dirinya akan segera kembali ke lapangan setelah melalui proses rehabilitasi.
Hasil Medis dan Perkiraan Waktu Absen
Real Madrid kemudian mengonfirmasi jenis cedera yang dialami pemain andalannya itu. Dalam laporan resmi klub, Bellingham disebut mengalami gangguan pada otot semitendinosus di kaki kiri.
“Setelah pemeriksaan medis hari ini, Jude Bellingham didiagnosis mengalami cedera pada otot semitendinosus kaki kiri. Progres selanjutnya akan terus dipantau,” demikian pernyataan klub.
Media Spanyol memperkirakan masa pemulihan Bellingham berkisar empat pekan. Jika prediksi tersebut tepat, ia hampir pasti melewatkan pertandingan play-off Liga Champions melawan Benfica, yang menjadi salah satu duel terpenting Madrid musim ini.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengaku belum bisa memberikan kepastian segera setelah laga berakhir.
“Saat itu saya belum mendapat informasi detail mengenai cederanya,” ujarnya.
Inggris Masih Bisa Bernapas Lega
Meski terancam absen di level klub, kondisi Bellingham diperkirakan tidak akan mengganggu agenda internasional Inggris. Ia diproyeksikan sudah pulih saat The Three Lions menjalani laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang pada akhir Maret.
Dengan turnamen besar baru dimulai pada Juni, Inggris dinilai masih memiliki waktu cukup untuk memastikan kebugaran penuh sang gelandang.
Musim ini, kontribusi Bellingham bersama tim nasional juga belum maksimal. Ia baru dua kali tampil akibat harus menjalani pemulihan panjang setelah operasi bahu yang sempat menghambat performanya di awal musim internasional.
Pernah Disorot karena Emosi di Lapangan
Bellingham kembali membela Inggris pada November setelah tiket Piala Dunia berhasil diamankan. Ia dipercaya menjadi starter saat Inggris mengalahkan Albania 2-0.
Namun, laga tersebut juga memunculkan sorotan karena reaksi emosionalnya saat ditarik keluar oleh Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa keputusan teknis harus diterima siapa pun.
“Itu adalah keputusan pelatih dan harus dihormati. Rekannya sudah siap masuk. Terima, hormati, dan lanjutkan pertandingan,” kata Tuchel.
Ia menambahkan bahwa sikap profesional adalah bagian penting dari budaya tim.
“Pemain seperti Jude memang sangat kompetitif. Mereka tidak suka diganti. Tapi ini soal standar, komitmen, dan saling menghormati. Kami tidak akan mengubah keputusan hanya karena gestur kekecewaan,” tegasnya.