Handicap.co.id, Surabaya Perubahan signifikan terjadi dalam pembaruan klasemen Super League hingga Minggu (1/3/2026). Dua laga yang digelar hampir bersamaan, yakni penutup pekan ke-23 dan pembuka pekan ke-24, membawa dampak besar terhadap posisi sejumlah tim, termasuk kebangkitan Persis Solo serta lonjakan performa Bhayangkara FC.
Laga Penutup dan Pembuka Pekan Digelar Serentak
Situasi tak biasa terjadi ketika pertandingan terakhir pekan ke-23 dan partai awal pekan ke-24 dimainkan pada hari yang sama.
Di Stadion Manahan, Persik Kediri bertandang menghadapi Persis Solo dalam duel penutup pekan ke-23. Sementara itu, di Banten International Stadium, Dewa United menjamu Bhayangkara FC sebagai pembuka pekan ke-24.
Persis Solo Lepas dari Tekanan
Bermain di hadapan publik sendiri, Persis Solo tampil agresif sejak awal. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-23 lewat aksi Bruno Gomes yang sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Gol tersebut sempat membakar semangat tuan rumah.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Delapan menit kemudian, Persik Kediri mampu menyamakan skor melalui sepakan terukur Jose Enrique Rodriguez yang menaklukkan penjaga gawang Vukasin Vranes.
Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum, dengan kedua tim saling menekan demi mengamankan poin penting dalam perebutan posisi klasemen.
Bhayangkara FC Tancap Gas
Di laga berbeda, Bhayangkara FC menunjukkan konsistensi permainan saat bertandang ke markas Dewa United. Tambahan poin dari pertandingan ini membuat mereka sukses menembus lima besar klasemen sementara.
Kestabilan lini belakang serta efektivitas serangan balik menjadi kunci keberhasilan Bhayangkara FC dalam menjaga tren positif mereka musim ini.
Dampak di Klasemen Sementara
Hasil-hasil tersebut membawa perubahan signifikan:
- Persis Solo berhasil keluar dari zona juru kunci setelah mengamankan poin penting.
- Bhayangkara FC naik ke posisi lima besar, memperbesar peluang bersaing di papan atas.
- Persik Kediri tetap menjaga jarak aman dari zona bawah meski gagal meraih kemenangan penuh.
- Dewa United harus bekerja ekstra untuk kembali ke jalur kemenangan.
Persaingan Super League musim 2025/2026 kian sengit, terutama di papan bawah dan zona lima besar yang selisih poinnya semakin tipis.
Kesimpulan
Pekan ke-23 dan ke-24 menghadirkan drama sekaligus perubahan penting dalam struktur klasemen. Persis Solo menunjukkan mentalitas bangkit dari tekanan, sementara Bhayangkara FC membuktikan diri sebagai kandidat kuat penghuni papan atas.
Kompetisi masih panjang, dan setiap poin kini menjadi sangat krusial dalam menentukan nasib tim di akhir musim.

