handicap.co.id, jakarta – Manchester United kembali berada di pusaran perubahan besar. Isu pergantian pelatih mencuat tajam setelah performa Setan Merah yang belum stabil sepanjang musim. Nama Ruben Amorim yang sebelumnya santer dikaitkan dengan kursi panas Old Trafford kini justru dikabarkan keluar dari radar Manchester United. Di sisi lain, situasi ini membuka spekulasi baru: Marcus Rashford berpotensi kembali menjadi figur sentral MU, bahkan disebut-sebut bakal “balik” ke peran utamanya di Old Trafford.
Ruben Amorim Resmi Out dari Opsi MU?
Ruben Amorim sempat menjadi kandidat kuat manajer Manchester United berkat prestasinya bersama Sporting CP. Gaya bermain agresif, fleksibilitas taktik, serta keberhasilannya membangun tim muda membuat namanya masuk daftar pendek manajemen MU.
Namun, laporan terbaru dari media Inggris menyebutkan bahwa negosiasi dengan Ruben Amorim tidak berlanjut. Beberapa faktor diyakini menjadi penyebab:
- Kompensasi kontrak tinggi yang harus dibayarkan MU kepada Sporting CP
- Perbedaan visi proyek jangka panjang
- Ketidakpastian struktur manajemen olahraga di tubuh Manchester United
Dengan kondisi internal klub yang masih berbenah pasca perubahan kepemilikan, MU dikabarkan memilih opsi yang lebih realistis dan minim risiko.
Situasi ini membuat status “Ruben Amorim ke MU” praktis gugur, setidaknya untuk waktu dekat.
MU Fokus Stabilitas, Bukan Eksperimen
Sumber internal menyebutkan bahwa Manchester United kini lebih memprioritaskan stabilitas ketimbang eksperimen pelatih baru dengan tuntutan tinggi. Klub ingin memastikan fondasi skuad, sistem rekrutmen, serta keseimbangan ruang ganti berjalan selaras sebelum menunjuk manajer dengan proyek ambisius.
Keputusan ini dinilai masuk akal mengingat MU telah terlalu sering berganti pelatih dalam satu dekade terakhir, tanpa hasil konsisten.
Dengan Amorim out, fokus MU pun bergeser—bukan hanya soal pelatih, tetapi juga peran pemain inti, termasuk Marcus Rashford.
Marcus Rashford Berpotensi Balik ke Peran Sentral
Nama Marcus Rashford kembali menjadi perbincangan hangat. Winger Timnas Inggris itu sempat mengalami periode sulit: performa menurun, kritik dari fans, hingga spekulasi masa depan yang tidak pasti.
Namun, perubahan arah kebijakan MU membuat Rashford berpeluang “balik” ke peran utamanya di Old Trafford, bukan dalam arti kembali dari klub lain, melainkan kembali menjadi figur sentral proyek Manchester United.
Beberapa indikator mendukung kemungkinan ini:
- Rashford masih dianggap aset lokal penting
- Usianya masih berada di masa emas
- Kontrak jangka panjang menandakan kepercayaan klub
Manajemen MU diyakini ingin mengembalikan Rashford ke versi terbaiknya, seperti saat mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim.
Rashford dan Sistem yang Tepat
Salah satu kendala Rashford musim ini adalah ketidaksesuaian sistem permainan. Ia kerap dipaksa bermain terlalu lebar, minim dukungan transisi cepat, dan sering terisolasi saat menyerang.
Dengan Amorim out dan kemungkinan MU menunjuk pelatih dengan pendekatan pragmatis, Rashford berpotensi:
- Bermain lebih dekat ke kotak penalti
- Mendapat kebebasan cut inside
- Didukung fullback ofensif
Jika sistem ini terwujud, Rashford bisa kembali menjadi senjata utama MU, bukan sekadar pelengkap.
Dukungan Manajemen Jadi Kunci
Berbeda dari musim-musim sebelumnya, manajemen baru MU disebut ingin melindungi pemain kunci dari tekanan berlebihan, termasuk Rashford. Alih-alih melepasnya, klub ingin membangun ulang kepercayaan diri sang pemain.
Pendekatan ini diyakini penting untuk menjaga identitas MU yang selama ini dikenal sebagai klub yang memberi ruang besar bagi pemain akademi.
“Marcus Rashford adalah simbol Manchester United. Kami ingin dia sukses di sini,” ungkap salah satu sumber klub.
Fans MU Terbelah
Isu Ruben Amorim out dan kembalinya Rashford ke peran utama memicu reaksi beragam dari fans:
- Sebagian mendukung stabilitas dan memberi Rashford kesempatan kedua
- Sebagian lain menilai MU seharusnya berani mengambil risiko dengan pelatih visioner
Namun, mayoritas sepakat bahwa MU butuh arah yang jelas, bukan sekadar pergantian nama besar.
Dampak ke Bursa Transfer
Jika Rashford kembali dijadikan pusat proyek, MU kemungkinan akan:
- Mengurangi belanja winger kiri
- Fokus mendatangkan striker murni
- Mencari gelandang kreatif pendukung
Strategi ini dinilai lebih efisien ketimbang membangun ulang dari nol.
Kesimpulan
Isu Ruben Amorim out dari MU menandai perubahan arah kebijakan Manchester United. Klub kini memilih pendekatan yang lebih stabil dan realistis. Dalam konteks ini, Marcus Rashford berpotensi balik ke peran sentral di Old Trafford, menjadi simbol kebangkitan Setan Merah.
Jika sistem, kepercayaan, dan dukungan manajemen berjalan selaras, Rashford masih bisa menjadi pembeda. Musim depan akan menjadi ujian besar—bukan hanya bagi Rashford, tetapi bagi arah baru Manchester United secara keseluruhan.









