LIGA ITALIA

Napoli Frustrasi Usai Kalah dari Atalanta, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan

133
×

Napoli Frustrasi Usai Kalah dari Atalanta, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Share this article

Napoli Frustrasi Usai Dua Keputusan Kontroversial Wasit

Napoli Frustrasi Usai Kalah dari Atalanta, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan
Napoli Frustrasi Usai Kalah dari Atalanta, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Handicap.co.id, MedanNapoli menelan kekalahan 1-2 dari Atalanta di Bergamo, Minggu (22/2/2026) malam WIB, dan pulang dengan rasa frustrasi yang mendalam. Dua keputusan kontroversial wasit disebut menjadi faktor utama yang merugikan tim tamu dalam pertandingan tersebut.

Napoli sempat unggul lebih dulu lewat gol Sam Beukema. Mereka bahkan memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan.

Dua Insiden Kontroversial

Pada peluang pertama, wasit menunjuk titik putih setelah insiden antara Isak Hien dan Rasmus Hojlund. Namun setelah VAR meninjau tayangan ulang, penalti tersebut dibatalkan.

Insiden kedua terjadi saat Miguel Gutierrez mencetak gol. Wasit Chiffi menganulirnya karena menilai Hojlund melakukan pelanggaran terhadap Hien, padahal kontak nyaris tidak ada. Dua insiden serupa ini menghasilkan keputusan yang berbeda, memicu kontroversi.

Atalanta kemudian membalikkan keadaan di 30 menit terakhir melalui gol sundulan Mario Pasalic dan Lazar Samardzic, sehingga Napoli harus menelan kekalahan tipis.

Direktur Napoli Kritik Keputusan Wasit

Direktur klub Giovanni Manna tidak menahan amarahnya atas keputusan tersebut.

“Tidak mungkin saya mengomentari ini. Penalti kami dibatalkan, kemudian gol dianulir setelah restart tanpa ada kontak atau pengecekan VAR. Ini memalukan,” ujar Manna kepada DAZN Italia.

Ia menyoroti inkonsistensi VAR. Penalti diperiksa, namun gol yang dianulir tidak melalui proses yang sama.

“Di mana pelanggarannya? VAR memanggil untuk penalti, tapi tidak untuk yang ini. Ini sungguh memalukan!” tegasnya.

Batas Kesabaran Napoli Habis

Manna menegaskan Napoli selalu bersikap sportif dan jarang protes berlebihan terhadap keputusan wasit, bahkan saat mengalami insiden serupa di Turin dan Verona. Namun kali ini, kesabaran mereka habis.

“Kami selalu berusaha baik dan ramah. Kami diam ketika ada masalah di Turin dan Verona, tapi ini sudah terlalu jauh,” jelasnya.

Baca Juga  Gol penentu Luka Modric membawa AC Milan meraih kemenangan penting atas Pisa dalam laga yang berlangsung sengit hingga akhir

Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Napoli yang tengah berjuang menembus zona Liga Champions.

“Kami bersaing untuk posisi Liga Champions, dan melihat gol dianulir tanpa alasan jelas sangat mengecewakan,” tambah Manna.

Protes terhadap VAR Meningkat

Kontroversi ini terjadi di tengah kritik yang makin meningkat terhadap VAR di Italia. Pekan-pekan terakhir banyak insiden yang memicu protes dari klub, sehingga Asosiasi Wasit Italia (AIA) didesak melakukan evaluasi besar-besaran.

“Harus ada refleksi, karena setiap pekan selalu ada klub yang memprotes keputusan wasit,” ujar Manna.

Perbandingan Dua Insiden yang Memicu Kontroversi

Kedua insiden melibatkan Hien dan Hojlund sebenarnya serupa: kontak minimal yang tidak seharusnya berdampak signifikan. Penalti dianulir karena kontak dianggap kurang, namun gol dianulir dengan alasan yang hampir sama.

“Jika penalti diperiksa VAR karena kontak dianggap kurang, kenapa gol yang kedua tidak?” ujar Manna.

Keputusan kedua tampaknya hanya dipantau oleh wasit Chiffi tanpa pemeriksaan VAR. Menurut Manna, hal ini tidak masuk akal.

“Bisa jadi ada sedikit tarik-menarik lengan antara Hojlund dan Hien, tapi kemungkinan besar tidak terlihat dari posisi wasit. VAR seharusnya memberi keputusan yang konsisten,” tutup Giovanni Manna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *